kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.940   -7,00   -0,04%
  • IDX 6.353   1,58   0,02%
  • KOMPAS100 836   1,04   0,12%
  • LQ45 634   0,16   0,03%
  • ISSI 220   -0,28   -0,13%
  • IDX30 356   0,16   0,05%
  • IDXHIDIV20 435   0,33   0,08%
  • IDX80 95   0,10   0,10%
  • IDXV30 120   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 113   0,02   0,02%

Kasihan, pengantin baru asal Kanada jadi korban jatuhnya pesawat Ukraina


Kamis, 09 Januari 2020 / 13:47 WIB
ILUSTRASI. Serpihan badan pesawat Ukraina Airlines yang jatuh di Iran. (Dok. REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Di antara para korban adalah Mojgan Daneshmand, seorang profesor teknik elektro di Universitas Alberta. "Dia adalah seorang wanita yang brilian, brilian, sangat cerdas," kata Akbari dari Heritage Society.

Baca Juga: Pembalasan Iran ke AS dinilai terlalu cepat & marah, ada bahaya nyata lepas kendali

Suaminya, Pedram Mousavi, seorang profesor teknik mesin di perguruan tinggi yang sama, dan dua anak perempuan pasangan itu, juga meninggal dalam kecelakaan itu.

"Mousavi sudah seperti seorang ayah," kata siswa Hossein Saghlatoon.

Menurut Saghlatoon, pasangan itu telah melakukan perjalanan ke Iran dengan anak perempuan Daria dan Dorina, berusia 14 dan 10 tahun, untuk mengunjungi orang tua mereka yang sudah lanjut usia.

Baca Juga: Pesawat Ukraina jatuh di Iran, 170 penumpang tewas

“Semua orang menangis sejak semalam. Ini kerugian besar dan kekosongan tidak akan diisi oleh siapa pun atau apa pun, "kata Saghlatoon.

Menurut sensus 2016, sekitar 210.000 dari 38 juta penduduk Kanada adalah keturunan Iran.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×