kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.028   -111,00   -0,65%
  • IDX 7.207   236,13   3,39%
  • KOMPAS100 996   38,18   3,99%
  • LQ45 727   25,46   3,63%
  • ISSI 257   7,51   3,01%
  • IDX30 396   13,68   3,58%
  • IDXHIDIV20 484   12,04   2,55%
  • IDX80 112   4,06   3,76%
  • IDXV30 133   2,45   1,88%
  • IDXQ30 128   3,80   3,06%

Kian panas, Korea Utara sebut Trump sebagai orangtua yang tidak sabar


Senin, 09 Desember 2019 / 16:29 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di zona demiliterisasi yang memisahkan kedua Korea di Panmunjom, Korea Selatan, 30 Juni 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

“Kim Jong Un terlalu pintar dan memiliki banyak kerugian, jika Kim Jong Un bertindak dengan cara yang bermusuhan. Kim Jong Un menandatangani Perjanjian Denuklirisasi yang kuat dengan saya di Singapura,” ujar Trump di akun Twitter-ny, seperti Reuters kutip.

"Kim Jong Un tidak ingin membatalkan hubungan istimewanya dengan Presiden Amerika Serikat atau mengganggu Pemilihan Presiden AS pada November 2020," sebut Trump.

Sebelumnya, KCNA melaporkan, Ahad (8/12), Korea Utara telah melakukan tes yang sangat penting di situs peluncuran satelit Sohae, tempat pengujian roket yang pernah pejabat AS katakan, Pyongyang berjanji untuk menutupnya.

Baca Juga: Korea Utara: Itu akan menjadi hal yang mengerikan bagi AS

Uji coba itu berlangsung menjelang tenggat waktu akhir tahun yang Korea Utara tetapkan bagi AS untuk menghentikan desakannya atas denuklirisasi sepihak. Pyongyang telah memperingatkan akan mengambil jalan baru di tengah perundingan dengan Washington yang macet

"Korea Utara, di bawah kepemimpinan Kim Jong Un, memiliki potensi ekonomi yang luar biasa, tetapi harus mendenuklirisasi seperti yang dijanjikan," tegas Trump.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×