kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.888.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.151   -6,00   -0,03%
  • IDX 7.629   4,97   0,07%
  • KOMPAS100 1.054   -2,03   -0,19%
  • LQ45 759   -0,94   -0,12%
  • ISSI 277   -0,21   -0,08%
  • IDX30 405   1,13   0,28%
  • IDXHIDIV20 490   0,84   0,17%
  • IDX80 118   -0,21   -0,18%
  • IDXV30 138   0,30   0,22%
  • IDXQ30 129   0,30   0,24%

Memimpin lagi Malaysia, ini kilas balik karier politik Mahathir Mohamad


Kamis, 10 Mei 2018 / 12:55 WIB
ILUSTRASI. Mahathir Mohamad mendatangi konferensi pers setelah pemilihan umum di Petaling Jaya, Malaysia.


Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

Mahathir tetap menjadi tokoh politik aktif setelah pensiun dari kursi perdana menteri. Dia menjadi seorang kritikus yang lantang berteriak terhadap penerusnya Abdullah Badawi. Dia juga kritis terhadap Najib Razak yang pada tahun 2015 terpilih sebagai perdana menteri. 

Pada 29 Februari 2016, Mahathir resmi berhenti dari UMNO seiring menguatnya dukungan UMNO untuk Perdana Menteri Najib Razak yang terbelit kasus korupsi.

Tak lama kemudiaan, pada 9 September 2016, Mahathir Mohamad mendaftarkan Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) yang dipimpinnya sebagai partai resmi yang baru. Mahathir menjadi ketua partai. 

Menghadapi pemilu 2018, Mahathir bersama partainya bergabung dengan koalisi oposisi Pakatan Bersatu. Lalu, pada 8 Januari 2018, Mahathir diumumkan sebagai kandidat perdana menteri dari koalisi tersebut,

Pencalonan ini tak lepas dari rencana koalisi untuk memintakan pengampunan bagi AnwarIbrahim jika Mahathir menang, dan menyerahkan peran perdana Menteri kepadanya. 

Dengan kemenangan koalisinya terhadap koalisi Barisan Nasional dalam Pemilu 2018 yang baru saja berlangsung, Mahathir adalah Perdana Menteri Malaysia tertua yang masih hidup. Di usia 93 tahun pada Juli mendatang, dia juga kepala negara atau pemerintahan tertua di dunia.

Sumber: Wikipedia, Reuters




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×