kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.863   17,00   0,10%
  • IDX 8.874   -62,38   -0,70%
  • KOMPAS100 1.224   -4,82   -0,39%
  • LQ45 865   -3,18   -0,37%
  • ISSI 323   -0,79   -0,24%
  • IDX30 440   0,16   0,04%
  • IDXHIDIV20 518   1,30   0,25%
  • IDX80 136   -0,51   -0,37%
  • IDXV30 144   -0,04   -0,02%
  • IDXQ30 141   0,63   0,45%

OmniVision, Perusahaan Semikonduktor China, Naik 6,7% di Debut Perdagangan Hong Kong


Senin, 12 Januari 2026 / 09:38 WIB
OmniVision, Perusahaan Semikonduktor China, Naik 6,7% di Debut Perdagangan Hong Kong
ILUSTRASI. indeks saham Hang Seng, China (REUTERS/Tyrone Siu)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Saham OmniVision Integrated Circuits melonjak hingga 6,7% pada debutnya di bursa Hong Kong, Senin (12/1/2026), setelah perusahaan desain semikonduktor asal China ini mengumpulkan HK$4,8 miliar (US$615,9 juta) dari penawaran kedua (second listing).

Perusahaan yang sudah tercatat di Shanghai ini dibuka pada harga HK$108 per saham, naik 3,1% dari harga penawaran awal HK$104,80, sebelum melonjak lebih tinggi ke HK$111,80.

Harga penawaran tersebut memberi OmniVision kapitalisasi pasar sekitar HK$131,7 miliar (US$16,9 miliar).

Baca Juga: Won Korea dan Rupiah Lesu Senin (12/1) Pagi, Mayoritas Mata Uang Asia Menguat

Di bursa Shanghai, saham OmniVision naik 0,6% menjadi 132,26 yuan (US$18,96) per saham, dengan kapitalisasi pasar sekitar 159 miliar yuan (US$22,8 miliar).

OmniVision merupakan penyedia sensor citra digital terbesar ketiga di dunia, dengan pangsa pasar 13,7% berdasarkan pendapatan dari solusi pencitraan digital pada 2024, menurut prospektus Hong Kong yang mengutip riset Frost & Sullivan.

Sekitar 70% hasil penawaran saham akan digunakan untuk riset dan pengembangan, sementara sisanya dialokasikan untuk ekspansi pasar global, investasi, dan akuisisi.

Pemodal utama (cornerstone investors) meliputi Boyu Capital melalui Wildlife Willow, UBS Asset Management Singapura, dan PSBC Wealth Management milik China Post.

Bursa Hong Kong mengalami kebangkitan IPO tahun lalu, menjadi tujuan utama pencatatan saham global, didorong oleh perubahan regulasi dan permintaan tertahan dari perusahaan yang ingin mengakses modal setelah beberapa tahun pengawasan ketat dari otoritas China daratan.

Baca Juga: Ancaman Konten Seksual: Malaysia Susul Indonesia Blokir Chatbot Grok

Sekitar US$37,2 miliar diperoleh dari 115 IPO baru, tertinggi sejak 2021, menurut data LSEG.

Sebelumnya, saham MiniMax Group, salah satu dari “AI tigers” China yang melantai di Hong Kong, melonjak dua kali lipat saat debut pada Jumat lalu dan naik lagi 9% pada Senin.

Sementara itu, GigaDevice Semiconductor, yang juga tercatat di Shanghai, dijadwalkan mulai diperdagangkan di Hong Kong pada Selasa setelah mengumpulkan HK$4,68 miliar dari penawaran kedua.

Selanjutnya: Won Korea dan Rupiah Lesu Senin (12/1) Pagi, Mayoritas Mata Uang Asia Menguat

Menarik Dibaca: IHSG Diproyeksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Senin (12/1)




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×