CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Perang Dagang Makin Hot, Tiongkok Pepet Uni Eropa


Sabtu, 12 April 2025 / 10:40 WIB
ILUSTRASI. Dalam menghadapi perang dagang dengan Amerika Serikat yang kian memanas, Tiongkok berupaya memperbaiki hubungan dagang yang tegang dengan Uni Eropa. REUTERS/Tingshu Wang


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen bahkan mengubah bahasanya tentang Ukraina dalam panggilan telepon hari Selasa, dengan mengundang Beijing untuk mengintensifkan upayanya untuk memberikan kontribusi yang berarti bagi proses perdamaian alih-alih menegurnya atas dukungan ekonominya terhadap Rusia.

Semua ini terjadi ketika Trump pada hari Rabu menarik kembali bea masuk besar yang baru saja dikenakannya pada puluhan negara sambil segera menaikkan tarif terhadap Tiongkok menjadi 145% dari 104%.

"Terserah kepada China untuk menunjukkan bahwa mereka serius untuk terlibat. Semua masalah yang ada dalam hubungan perdagangan berada dalam kekuasaan mereka untuk diselesaikan," kata seorang analis yang berbasis di Beijing, dengan syarat anonim.

Analis percaya bahwa China memandang Eropa sebagai negara yang terpecah secara politik dan lemah setelah terpilihnya kembali Trump, dan berharap bahwa tekanan tarif dari Washington akan membuat negara-negara anggota lebih terbuka untuk memperdalam hubungan investasi dengan China.

Tonton: China Kembali Serang Balik Trump, Tak Gentar Naikkan Tarif Hingga 125%

"Saya tidak melihat alasan mengapa Tiongkok tertarik pada perubahan selain keuntungan politik dan simbolis - yang bukan merupakan hal yang diinginkan UE," kata Mathieu Duchatel, direktur Program Asia di Institut Montaigne, sebuah lembaga pemikir yang berpusat di Paris.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×