kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Perdana Menteri Kanada Stop Setoran 70% Anggaran Militer ke Amerika Serikat


Minggu, 12 April 2026 / 15:55 WIB
Diperbarui Minggu, 12 April 2026 / 15:56 WIB
Perdana Menteri Kanada Stop Setoran 70% Anggaran Militer ke Amerika Serikat
ILUSTRASI. Kanada Stop 70% Anggaran Militer ke Amerika Serikat (@MarkJCarney/Tangkapan Layar Youtube )


Reporter: Syamsul Ashar | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - OTTAWA. Pemerintah Kanada mengambil langkah drastis untuk memperkuat kedaulatan ekonomi dan pertahanan nasionalnya. Dalam sebuah pidato krusial, ditegaskan bahwa era di mana militer Kanada mengirimkan 70 persen dari setiap dolar anggaran pertahanan ke Amerika Serikat (AS) telah resmi berakhir. 

Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengungkapkan hal ini dalam pidato Konvensi Nasional Liberal 2026, pada 12 April 2026, yang diunggah di akun youtube pribadinya. Sebagai gantinya, pemerintah Kanada akan menerapkan kebijakan "Beli Produk Kanada" secara otomatis untuk setiap pengeluaran anggaran federal.

"Kami akan membangun Kanada yang kuat dengan baja Kanada, aluminium Kanada, kayu Kanada, dan yang terpenting, pekerja Kanada," tegas Carney dalam pidato tersebut. 

Tonton: BREAKING NEWS! PERUNDINGAN AS-IRAN GAGAL CAPAI KESEPAKATAN

Langkah ini merupakan respons pragmatis di tengah tatanan internasional yang mulai runtuh dan ancaman kebijakan tarif luar negeri yang diterapkan Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump.

Investasi Jumbo dan Proyek Strategis

Tidak tanggung-tanggung, PM Carney mengklaim Kanada telah mengumumkan 14 inisiatif pembangunan bangsa yang didukung oleh investasi baru dengan nilai melampaui US$ 100 miliar atau setara dengan Rp 1.570 triliun. 

Proyek ini diproyeksikan bakal menyerap lebih dari setengah juta lapangan kerja. Selain itu, strategi industri pertahanan baru diharapkan mampu mengkatalisasi investasi hingga setengah triliun dolar atau US$ 500 miliar, yang akan memperkuat sektor kedirgantaraan hingga pengembangan Kecerdasan Buatan (AI), sekaligus menciptakan 125.000 lapangan kerja baru.

Di sektor perdagangan, PM Kanada menyatakan, pihaknya menargetkan diversifikasi pasar dengan ambisi menggandakan ekspor non-AS dalam satu dekade ke depan. Nilainya mencapai US$ 300 miliar dalam bentuk pesanan baru untuk sumber daya dan barang-barang manufaktur Kanada.

Baca Juga: Amerika Serikat Akan Meluncurkan Fase Baru Operasi di Venezuela

Efisiensi Birokrasi dan Dukungan Sosial

Guna mendanai ambisi besar ini, pemerintah melakukan penghematan anggaran pembayar pajak sebesar $60 miliar melalui peningkatan produktivitas birokrasi. 

Di saat yang sama, beban masyarakat kelas menengah diringankan melalui pemotongan pajak bagi 22 juta warga dan peluncuran Program Bantuan Bahan Makanan untuk 12 juta warga yang paling terdampak inflasi.

Sektor pariwisata domestik juga melaporkan performa gemilang dengan rekor baru:

Pertama, Peningkatan 50.000 perjalanan kereta api. Kedua, Kenaikan kunjungan taman nasional sebesar 13%. Ketiga Lonjakan kunjungan museum nasional hingga 15%.

Baca Juga: Militer AS Serang Kapal Narkoba di Pasifik Timur, Delapan Orang Tewas

Visi AI untuk Semua

Menghadapi transformasi teknologi, Kanada berkomitmen untuk mengelola AI agar tidak hanya menguntungkan segelintir pihak. 

Fokus utamanya adalah penerapan AI dalam layanan kesehatan untuk memangkas waktu tunggu, serta efisiensi di sektor pemerintahan.

Langkah berani ini menandai kembalinya semangat ambisius Kanada untuk memetakan jalur mandiri—dari pembangunan koridor perdagangan baru di McKenzie Valley hingga misi ruang angkasa ke bulan. 

"Kita tidak lagi hanya mengandalkan kekuatan nilai-nilai kita. Kita juga membangun nilai dari kekuatan kita," pungkas nya.

Trump Ancam Kanada dengan Tarif 100%, Jika Deal China?




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×