kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.860   -40,00   -0,24%
  • IDX 8.013   77,56   0,98%
  • KOMPAS100 1.130   13,49   1,21%
  • LQ45 819   3,46   0,42%
  • ISSI 283   5,25   1,89%
  • IDX30 426   0,20   0,05%
  • IDXHIDIV20 512   -2,67   -0,52%
  • IDX80 126   1,21   0,97%
  • IDXV30 139   0,23   0,16%
  • IDXQ30 139   -0,40   -0,29%

Prediksi Mr. Wonderful: Bitcoin Bergerak Tipis Meski Bunga The Fed Tetap


Rabu, 03 Desember 2025 / 07:58 WIB
Prediksi Mr. Wonderful: Bitcoin Bergerak Tipis Meski Bunga The Fed Tetap
ILUSTRASI. Bitcoin cryptocurrency with the green code from the Matrix movie projected onto it in Clermont Ferrand France on March 26 2020. 


Sumber: Cointelegraph | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pengusaha dan investor Amerika Kevin O’Leary menegaskan bahwa ia tidak menempatkan investasinya berdasarkan ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga pada Desember.

Ia menilai, keputusan tersebut tidak akan berpengaruh besar terhadap pergerakan harga Bitcoin.

“Saya tidak berpikir The Fed akan memangkas suku bunga di Desember,” ujar O’Leary, yang dikenal sebagai “Mr. Wonderful”, dalam wawancara dengan Cointelegraph dikutip pada Rabu (3/12/2025).

“Namun itu tidak akan membuat perbedaan terhadap Bitcoin.”

Baca Juga: YouTube Patuh pada Aturan Larangan Medsos untuk Remaja di Australia

Bitcoin Diproyeksi Bergerak Tipis tak Lebih dari 5%

O’Leary menjelaskan bahwa dirinya tidak membangun strategi investasi berdasarkan kemungkinan pemangkasan suku bunga.

Menurutnya, masih terdapat banyak alasan The Fed untuk menahan suku bunga, termasuk inflasi yang masih tinggi. Inflasi tahunan AS naik menjadi 3% pada September, level tertinggi sejak Januari.

“Itu mandat ganda, menjaga inflasi dan lapangan kerja. Tarif baru dan kenaikan biaya input mulai terasa,” jelasnya.

Meski begitu, pelaku pasar justru memperkirakan peluang 89,2% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada Desember, berdasarkan CME FedWatch Tool.

Di pasar kripto, pemangkasan suku bunga biasanya dianggap bullish karena investor cenderung berpindah dari aset pendapatan tetap ke aset berisiko seperti crypto. Namun keputusan The Fed yang tidak sesuai ekspektasi juga bisa memicu tekanan harga.

O’Leary tetap optimistis. Ia menilai Bitcoin telah menemukan level stabil untuk sementara waktu.

“Saya pikir Bitcoin akan bergerak dalam rentang 5% dari posisinya sekarang, naik atau turun. Saya tidak melihat ada katalis kuat untuk kenaikan besar,” ujarnya.

Baca Juga: Laut China Timur Panas: Kapal Coastguard China & Jepang Saling Usir di Pulau Sengketa

Ekspektasi Pasar Naik-Turun Menjelang Keputusan The Fed

Ekspektasi pemangkasan suku bunga Desember sebelumnya jauh lebih rendah. Pada 19 November, peluang pemangkasan suku bunga sempat turun menjadi 33%, setelah sebelumnya mencapai 67% pada pekan pertama November.

Namun hanya dua hari kemudian, pada 21 November, probabilitas itu melonjak hampir dua kali lipat menjadi 69,4% setelah komentar dovish Presiden Fed New York John Williams, yang menyebut pemangkasan suku bunga “dalam waktu dekat” tidak akan mengganggu upaya pengendalian inflasi.

Analis Bloomberg, Joe Weisenthal, menyebut pernyataan tersebut sebagai pemicu lonjakan ekspektasi.

Baca Juga: CME Rilis Bitcoin Volatility Index, Setara “VIX” untuk Pasar Kripto

Setelah pemangkasan suku bunga pertama di 2025 pada September dan satu kali lagi di November, pasar secara umum memperkirakan The Fed akan terus melonggarkan kebijakan hingga akhir tahun, meskipun O’Leary melihat arah sebaliknya.

Sebagai informasi, mengutip data Coinmarketcap pukul 07.52 WIB, harga Bitcoin mulai pulih berada dikisaran US$91.750 atau naik 5,96% dalam 24 jam terakhir.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×