kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Selain Kesepakatan Mineral, Ini yang Diinginkan Donald Trump dari Ukraina


Senin, 10 Maret 2025 / 08:21 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump juga ingin melihat perubahan dalam sikap Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy terhadap perundingan damai. REUTERS/Evelyn Hockstein 


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Presiden Ukraina juga mengatakan bahwa dia dan timnya siap bekerja di bawah kepemimpinan kuat Presiden Trump untuk mencapai perdamaian yang langgeng.

Para pejabat mengatakan AS masih berbagi intelijen pertahanan dengan Ukraina — yaitu, informasi yang membantu Ukraina mempertahankan diri terhadap serangan — menjelaskan bahwa mereka masih memiliki tugas untuk memberi peringatan. 

Namun mereka tidak memberikan informasi penargetan terhadap target Rusia. Artinya, AS dapat memperingatkan Ukraina saat intelijen menunjukkan bahwa Rusia tengah mempersiapkan serangan, tetapi mereka tidak dapat lagi memberikan koordinat penargetan bagi Ukraina untuk menyerang terlebih dahulu.

AS telah memberikan informasi penargetan, citra satelit, dan sinyal intelijen kepada Ukraina selama hampir tiga tahun terakhir. Sekutu Eropa kini berupaya menjembatani beberapa celah, tetapi kurangnya intelijen AS telah berdampak pada Ukraina setiap hari, menurut seorang pejabat Barat.

Tonton: Presiden Prancis: Eropa Harus Siap Membela Ukraina Tanpa Bantuan AS

"Setiap hari merugikan Ukraina, dan setiap hari memberi Rusia posisi yang lebih menguntungkan," kata pejabat itu.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×