kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

WHO: Angka kematian harian Eropa naik hampir 40% dibandingkan minggu lalu


Rabu, 28 Oktober 2020 / 08:02 WIB
ILUSTRASI. WHO) mengatakan, angka kematian harian akibat Covid-19 di Eropa naik hampir 40% dibandingkan dengan minggu sebelumnya. REUTERS/Denis Balibouse


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dia mengatakan kasus harian naik sepertiga dibandingkan dengan minggu sebelumnya, sementara kematian harian meningkat "mendekati 40%".

“Meski manajemen kapasitas rumah sakit lebih baik, rumah sakit di beberapa negara cepat penuh,” dia memperingatkan.

Dr Harris mengatakan efektivitas pembatasan baru yang diberlakukan di sejumlah negara Eropa hanya dapat dianalisis dalam waktu dua minggu.

Baca Juga: WHO: Kita ada pada titik kritis dalam pandemi, beberapa negara di jalur berbahaya

"Kami akan melihat penurunan kasus, tetapi Anda tidak akan melihatnya dalam semalam," kata juru bicara WHO.

Saat ditanya apakah gelombang kedua akan lebih buruk daripada gelombang pertama, dia menjawab: "Kita akan melihat puncak yang berbeda. Kabar baiknya adalah rumah sakit kami jauh lebih baik dalam memahami apa yang terjadi di sini, tetapi kebalikannya adalah dalam mendapatkan pengalaman itu, mereka telah bekerja sangat keras untuk waktu yang sangat lama dan mereka juga tahu apa yang akan mereka hadapi."

Selanjutnya: Remdesivir resmi dinyatakan sebagai obat pertama Covid-19 di AS




TERBARU

[X]
×