CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.552   23,00   0,13%
  • IDX 6.664   -14,67   -0,22%
  • KOMPAS100 876   -0,53   -0,06%
  • LQ45 663   -1,12   -0,17%
  • ISSI 233   -0,49   -0,21%
  • IDX30 369   -0,87   -0,24%
  • IDXHIDIV20 457   -0,15   -0,03%
  • IDX80 100   -0,02   -0,02%
  • IDXV30 127   0,12   0,09%
  • IDXQ30 118   -0,32   -0,27%

Won Korea Jadi Mata Uang Asia yang Menguat Kamis (10/9), Bagaimana Rupiah?


Kamis, 10 September 2026 / 09:38 WIB
Won Korea Jadi Mata Uang Asia yang Menguat Kamis (10/9), Bagaimana Rupiah?
ILUSTRASI. Uang kertas 10.000 won Korea Selatan (REUTERS/Kim Hong-Ji/File)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Won Korea Selatan menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Kamis (10/9/2026), menjadi salah satu mata uang Asia yang mencatat penguatan di tengah pergerakan pasar valuta asing yang cenderung terbatas.

Mengutip Reuters, pada pukul 02.05 GMT, won berada di level 1.337 per dolar AS, menguat 0,21% dibandingkan posisi sebelumnya di 1.339,78 per dolar AS.

Penguatan won menjadi salah satu yang terbesar di antara mata uang Asia yang dipantau. Yen Jepang menguat 0,10%, dolar Singapura naik 0,02%, dan ringgit Malaysia menguat 0,02%.

Baca Juga: Messi Beli Klub Spanyol CD Eldense, Ini Klub yang Masuk Portofolionya

Sebaliknya, peso Filipina melemah 0,07%, sedangkan yuan China turun tipis 0,01%. Baht Thailand, dolar Taiwan dan rupee India relatif stagnan.

Rupiah juga berada di zona merah. Rupiah tercatat melemah 0,09% menjadi Rp 17.515 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp 17.500 per dolar AS.

Pergerakan mata uang Asia berlangsung di tengah meningkatnya tekanan global setelah harga minyak Brent bertahan di atas US$ 100 per barel.

Konflik Iran dan Amerika Serikat yang semakin meluas meningkatkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi dari kawasan Timur Tengah.

Kenaikan harga minyak berpotensi memperkuat tekanan inflasi global dan memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga bank sentral.

Baca Juga: Bursa Australia Anjlok 1,4% Kamis (10/9), Minyak di Atas US$ 100 Jadi Biang Kerok

Won Jadi Mata Uang Asia Terkuat

Secara kumulatif sepanjang 2026, won menjadi salah satu mata uang Asia dengan kinerja terbaik. Won berada di level 1.337 per dolar AS, menguat 7,74% dibandingkan posisi akhir 2025 di 1.440,51 per dolar AS.

Yen Jepang menguat 2,13% sepanjang tahun, sementara dolar Singapura menguat 1,73%. Yuan China juga mencatat penguatan 4,18%.

Sebaliknya, sejumlah mata uang Asia masih tertekan terhadap dolar AS. Baht Thailand melemah 4,38% sejak akhir 2025, peso Filipina turun 5,88%, rupiah melemah 4,82%, dan rupee India turun 5,50%.

Baca Juga: Minyak Brent Bertahan di Atas US$ 100 Kamis (10/9), Selat Hormuz Makin Mencekam

Ringgit Malaysia juga melemah 0,27% sepanjang 2026, sedangkan dolar Taiwan turun tipis 0,22%.

Pergerakan mata uang Asia selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh arah kebijakan bank sentral, perkembangan harga energi, serta data inflasi Amerika Serikat yang menjadi perhatian investor menjelang pertemuan The Federal Reserve pada 15–16 September 2026.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×