Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Won Korea Selatan memimpin pelemahan mata uang Asia terhadap dolar AS pada perdagangan pagi ini, berdasarkan data pukul 02.07 GMT.
Berikut pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS:
Baca Juga: Bursa Asia Menguat Ditopang Sektor Teknologi Kamis (19/2), Sentimen Iran Membayangi
Pergerakan Harian (vs Dolar AS)
- Yen Jepang: 155,00 (sebelumnya 154,82) turun 0,12%
- Dolar Singapura: 1,267 (1,2667) naik 0,01%
- Dolar Taiwan: 31,518 (31,46) sedikit berubah
- Won Korea Selatan: 1.451,600 (1.444,6) turun 0,48%
- Baht Thailand: 31,210 (31,27) naik 0,19%
- Peso Filipina: 57,912 (57,88) turun 0,06%
- Rupiah Indonesia: 16.915 (16.875) turun 0,24%
- Rupee India: 90,668 (90,6675) relatif stabil
- Ringgit Malaysia: 3,911 (3,898) turun 0,33%
- Yuan China: 6,903 (6,9033) stabil
Won mencatat pelemahan terbesar di kawasan, turun hampir setengah persen terhadap dolar AS.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun Tipis Kamis (19/2), Pasar Cermati Arah Ketegangan AS–Iran
Kinerja Sejak Awal 2026
Dibandingkan posisi akhir 2025, pergerakan mata uang Asia menunjukkan hasil yang beragam:
- Yen Jepang: menguat 1,06% (dari 156,65 ke 155,00)
- Dolar Singapura: menguat 1,49%
- Dolar Taiwan: melemah 0,25%
- Won Korea Selatan: melemah 0,83%
- Baht Thailand: menguat 0,77%
- Peso Filipina: menguat 1,53%
- Rupiah Indonesia: melemah 1,45%
- Rupee India: melemah 0,88%
- Ringgit Malaysia: menguat 3,71% (penguatan terbesar tahun ini)
- Yuan China: menguat 1,23%
Baca Juga: Emas Melemah Usai Reli 2% Kamis (19/2), Dolar Menguat Jelang Data Inflasi AS
Secara umum, tekanan terhadap mata uang Asia masih dipengaruhi pergerakan dolar AS, ekspektasi suku bunga global, serta sentimen risiko di pasar keuangan internasional.













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)