kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Zelenskiy Tuding Serangan Rusia Upaya Ganggu Perundingan dengan Trump


Senin, 18 Agustus 2025 / 19:40 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menuduh Rusia melancarkan serangan “sinis” terhadap warga sipil Ukraina menjelang pertemuannya dengan Trump.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON/KYIV. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menuduh Rusia melancarkan serangan “sinis” terhadap warga sipil Ukraina menjelang pertemuannya dengan Presiden AS Donald Trump di Washington, Senin malam.

Pejabat Ukraina melaporkan bahwa serangan pesawat tak berawak terhadap kompleks perumahan di Kharkiv, Ukraina utara, menewaskan sedikitnya tujuh orang, termasuk seorang anak perempuan berusia satu tahun. Serangan serupa juga menghantam kota Zaporizhzhia di Ukraina tenggara, menewaskan tiga orang.

“Ini adalah serangan Rusia yang demonstratif dan sinis,” tulis Zelenskiy di X. 

Baca Juga: Trump dan Zelenskiy Bersitegang, Ukraina Terancam dalam Perang Melawan Rusia

Ia menambahkan, “Mesin perang Rusia terus menghancurkan kehidupan terlepas dari segalanya. Putin melakukan pembunuhan demonstratif untuk mempertahankan tekanan terhadap Ukraina dan Eropa serta untuk mempermalukan upaya diplomatik.”

Perang Rusia-Ukraina telah menewaskan atau melukai lebih dari satu juta orang dari kedua belah pihak, termasuk ribuan warga sipil Ukraina. Kyiv dan sekutunya khawatir bahwa Trump dapat menekan Ukraina menerima kesepakatan yang lebih menguntungkan Moskow.

Laporan Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan pasukannya menyerang unit-unit militer Ukraina di wilayah Kharkiv, tetapi tidak menyebutkan serangan terhadap kota tersebut dan mengklaim serangan terhadap warga sipil tidak disengaja.

Trump dijadwalkan bertemu Zelenskiy pukul 13.15 waktu setempat di Ruang Oval, kemudian mengadakan pertemuan dengan pemimpin Inggris, Jerman, Prancis, Italia, Finlandia, Uni Eropa, dan NATO pukul 15.00 Waktu setempat di Ruang Timur Gedung Putih. 

Baca Juga: Zelenskiy: Ukraina dan Rusia Akan Gelar Pembicaraan Damai di Turki pada Rabu (23/7)

Para pemimpin Eropa hadir untuk menunjukkan solidaritas dengan Ukraina dan menekankan pentingnya jaminan keamanan dalam setiap penyelesaian pascaperang.

Menjelang pertemuan, Trump menekankan perlunya kompromi kedua belah pihak, namun ia menempatkan tekanan pada Zelenskiy untuk mengakhiri perang yang dimulai Rusia sejak invasi skala penuh Februari 2022. 

Trump juga menyatakan Ukraina harus melepaskan klaim atas Krimea, yang dianeksasi Rusia pada 2014, dan menahan diri dari bergabung dengan NATO.


Tag


TERBARU

[X]
×