kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.039.000   16.000   0,53%
  • USD/IDR 16.779   -44,00   -0,26%
  • IDX 8.293   -29,72   -0,36%
  • KOMPAS100 1.164   -5,42   -0,46%
  • LQ45 839   -4,31   -0,51%
  • ISSI 295   -1,82   -0,61%
  • IDX30 444   -2,51   -0,56%
  • IDXHIDIV20 533   -2,22   -0,41%
  • IDX80 130   -0,66   -0,51%
  • IDXV30 145   -0,08   -0,05%
  • IDXQ30 143   -1,04   -0,72%

Bank Sentral Korea Selatan Tahan Suku Bunga di 2,50%, Proyeksi Pertumbuhan Dinaikkan


Kamis, 26 Februari 2026 / 08:43 WIB
Bank Sentral Korea Selatan Tahan Suku Bunga di 2,50%, Proyeksi Pertumbuhan Dinaikkan
ILUSTRASI. Bendera Korea Selatan (KONTAN/Fenie Chintya)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Bank of Korea (BOK) mempertahankan suku bunga acuannya pada level 2,50% dalam rapat kebijakan moneter, Kamis (26/2/2026), sesuai ekspektasi pasar.

Keputusan tersebut diambil secara bulat oleh tujuh anggota dewan kebijakan moneter BOK dan sejalan dengan proyeksi 34 ekonom yang disurvei Reuters.

BOK juga merevisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi Korea Selatan tahun ini menjadi 2,0% dari sebelumnya 1,8%.

Baca Juga: Gelombang PHK Berlanjut di 2026, Korporasi AS Genjot Efisiensi dan AI

Ditopang Booming Ekspor Chip

Bank sentral menyatakan ekonomi terbesar keempat di Asia itu diperkirakan tumbuh lebih cepat dibandingkan tahun lalu, didorong lonjakan ekspor semikonduktor.

Boom chip ini dipimpin oleh raksasa teknologi seperti Samsung Electronics dan SK Hynix.

Meski demikian, otoritas moneter tetap mencermati risiko ketidakpastian perdagangan global, terutama perubahan kebijakan tarif Amerika Serikat yang berpotensi menekan ekspor serta mengganggu sektor utama seperti otomotif dan baja.

BOK sebelumnya telah mengisyaratkan jeda panjang dalam siklus pelonggaran moneter yang dimulai pada Oktober 2024.

Langkah tersebut diambil di tengah volatilitas nilai tukar won serta risiko dari meningkatnya utang rumah tangga.

Baca Juga: IMF Minta AS Konsolidasi Fiskal, Defisit Transaksi Berjalan Dinilai Terlalu Besar

Peluang Kenaikan Masih Tipis

Analis Meritz Securities Lee Seung-hoon menilai, peluang kenaikan suku bunga dalam 12 bulan ke depan masih kecil, kecuali inflasi melonjak di atas 2,5% dan nilai tukar dolar-won melemah hingga melampaui 1.550 per dolar AS.

Sebagian besar analis memperkirakan suku bunga akan tetap stabil sepanjang tahun ini.

Sehari sebelumnya, indeks acuan saham Korea Selatan, KOSPI, menembus level 6.000 untuk pertama kalinya, memperpanjang reli yang membuatnya menjadi salah satu pasar saham dengan kinerja terbaik di dunia dalam setahun terakhir.

Gubernur BOK Rhee Chang-yong dijadwalkan menggelar konferensi pers untuk menjelaskan keputusan tersebut.

Selanjutnya: IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi Saham dari Kiwoom Sekuritas (26/2)

Menarik Dibaca: IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi Saham dari Kiwoom Sekuritas (26/2)




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×