kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Bursa Saham China Meroket ke Level Tertinggi Sejak 2015: Pemicu Reli AI & Dirgantara


Senin, 12 Januari 2026 / 15:51 WIB
Bursa Saham China Meroket ke Level Tertinggi Sejak 2015: Pemicu Reli AI & Dirgantara
ILUSTRASI. Bursa Asia China (CFOTO/Sipa USA via Reuters)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Bursa saham China melonjak ke level tertinggi dalam satu dekade pada perdagangan Senin (12/1/2026), didorong reli saham kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan dirgantara komersial.

Sentimen positif pasar turut diperkuat oleh nilai transaksi (turnover) rekor di pasar saham domestik China sejak awal tahun.

Melansir Reuters, Indeks saham unggulan CSI300 ditutup menguat 0,7%, sementara Shanghai Composite Index melonjak 1,1% ke posisi tertinggi sejak Juli 2015.

Baca Juga: Goldman Proyeksikan Minyak Brent di US$56 dan WTI US$52 Secara Rata-Rata di 2026

Penguatan ini melanjutkan reli pekan lalu, ketika Shanghai Composite naik 3,8%, menjadi kinerja mingguan terbaik dalam 14 bulan terakhir.

Seiring penguatan indeks, nilai transaksi saham domestik China mencetak rekor baru, mencapai 3,6 triliun yuan atau sekitar US$ 516,13 miliar pada Senin.

Di pasar Hong Kong, indeks acuan Hang Seng turut menguat 1,4%, didorong reli saham-saham teknologi utama.

Analis HSBC tetap optimistis terhadap prospek sektor kecerdasan buatan pada 2026, seiring kebijakan regulasi yang dinilai semakin mendukung.

Mereka menilai aktivitas penggalangan dana dan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di sepanjang rantai pasok AI berpotensi mendongkrak valuasi sektor tersebut serta menopang permintaan dan belanja dalam jangka menengah.

Baca Juga: Di Tengah Sorotan Kinerja, Singapura Bela Mandat GIC dan Temasek

Indeks CSI Cloud Computing and Big Data melonjak 7,8%, sementara saham-saham bertema AI naik 4,2%. Saham perusahaan teknologi besar yang diperdagangkan di Hong Kong juga menguat 3,1%.

Penguatan juga berlanjut pada saham dirgantara komersial. Saham China Spacesat melonjak hingga batas harian maksimum 10% dan mencetak rekor tertinggi baru.

Reli ini dipicu laporan ke International Telecommunication Union (ITU) yang menunjukkan bahwa sepanjang 25–31 Desember 2025, China mengajukan permohonan sumber daya frekuensi dan orbit untuk 203.000 satelit dalam 14 konstelasi.

Baca Juga: Dolar AS dan Futures Saham AS Merosot, Ancaman Kriminal ke Ketua The Fed Bikin Geger

Selain itu, indeks CSI Rare Earth naik 3,9% setelah seorang pejabat senior AS menyatakan bahwa Menteri Keuangan AS Scott Bessent akan mendorong negara-negara G7 dan mitranya untuk mengurangi ketergantungan terhadap mineral kritis dari China dalam pertemuan para pejabat keuangan tingkat tinggi.

Sementara itu, CSI Defence Index melonjak 5,9%, mendekati level tertinggi dalam hampir empat tahun, mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap saham-saham pertahanan.

Selanjutnya: Pemeriksaan Pajak Rawan Penyimpangan, Praktik “All In” Kembali Disorot

Menarik Dibaca: Promo Alfamart Kebutuhan Dapur sampai 15 Januari 2026, Aneka Sarden Mulai Rp 8.900




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×