kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Drone Korsel Langgar Udara Korut, Adik Kim Jong Un Tuntut Penjelasan Resmi


Minggu, 11 Januari 2026 / 07:00 WIB
Drone Korsel Langgar Udara Korut, Adik Kim Jong Un Tuntut Penjelasan Resmi
ILUSTRASI. Adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong, kini menuntut Seoul menyelidiki tuntas kasus drone


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Saudara perempuan pemimpin Korea utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong yang berpengaruh, mendesak Korea Selatan untuk menyelidiki insiden drone baru-baru ini untuk penjelasan rinci, dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh media pemerintah KCNA pada hari Minggu (11/1/2025).

Kim mengatakan, dia secara pribadi menghargai Korea Selatan karena "membuat keputusan bijak" untuk mengumumkan "sikap resminya" bahwa mereka "tidak memiliki niat untuk melakukan provokasi," memperingatkan bahwa provokasi apa pun akan mengakibatkan situasi yang mengerikan.

Drone diterbangkan dari Korea Selatan ke Korea Utara pada awal bulan ini, setelah pelanggaran wilayah udara lainnya pada bulan September, kata militer Korea Utara pada hari Sabtu (10/1/2026), yang segera diikuti oleh tanggapan Korea Selatan bahwa drone tersebut tidak dioperasikan oleh militer.

Korea Selatan juga mengatakan akan ada penyelidikan menyeluruh terhadap kemungkinan warga sipil yang mengoperasikan drone tersebut, memperjelas pendiriannya bahwa mereka tidak memiliki niat untuk melakukan provokasi.

Baca Juga: Peringatan Keras Kremlin: Oreshnik Mengubah Total Aturan Negosiasi Damai

"Yang jelas adalah fakta bahwa drone dari ROK melanggar wilayah udara negara kami," kata Kim. ROK adalah singkatan dari Republik Korea, nama resmi Korea Selatan.

"Tidak peduli siapa pelakunya dan apakah itu perbuatan oleh organisasi atau individu sipil mana pun, pihak berwenang yang bertanggung jawab atas keamanan nasional tidak akan pernah bisa menghindari tanggung jawab mereka atas hal itu," katanya.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×