kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Goldman Sachs Peringatkan Potensi Aksi Jual Saham US$ 80 Miliar, Kripto Terancam?


Rabu, 11 Februari 2026 / 06:39 WIB
Goldman Sachs Peringatkan Potensi Aksi Jual Saham US$ 80 Miliar, Kripto Terancam?
ILUSTRASI. Goldman Sachs memprediksi tekanan jual besar di pasar saham AS, bisa mencapai US$ 80 miliar. Kondisi ini berpotensi menyeret Bitcoin. (Jakub Porzycki/NurPhoto via REUTERS)


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Di tengah potensi gejolak pasar, perdebatan soal aset lindung nilai kembali menguat, termasuk apakah Bitcoin dapat menyaingi emas sebagai penyimpan nilai.

Pendiri Ark Invest, Cathie Wood, baru-baru ini menyatakan lebih memilih Bitcoin dibanding emas dalam kondisi saat ini. Menurutnya, faktor-faktor yang biasanya mendorong reli besar emas tidak sepenuhnya hadir saat ini.

Sementara itu, JPMorgan menyoroti perubahan dinamika antara Bitcoin dan emas. Bank tersebut menilai daya tarik Bitcoin secara risk-adjusted membaik setelah reli emas diiringi peningkatan volatilitasnya.

Tonton: Efek Berantai, Prospek Negatif Moody’s Bikin Saham Big Caps Pelat Merah Kompak Turun

Dalam catatan terbarunya, analis JPMorgan menyebut volatilitas Bitcoin relatif terhadap emas telah turun ke level terendah sepanjang sejarah. Hal ini memperbaiki profil risiko jangka panjang Bitcoin, meskipun harga aset kripto sempat melemah dalam beberapa pekan terakhir.

JPMorgan juga menambahkan bahwa tekanan jual di pasar kripto sejauh ini masih relatif terkendali, dengan aktivitas likuidasi yang lebih rendah dibandingkan fase penurunan sebelumnya.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×