kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.145   1,00   0,01%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Hyundai Motor dan LG Rencanakan Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di AS


Jumat, 26 Mei 2023 / 15:02 WIB
ILUSTRASI. Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution Ltd akan investasikan US$ 4,3 miliar untuk memproduksi baterai mobil listrik di AS


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution Ltd. dari Korea Selatan akan menginvestasikan 5,7 triliun won atau US$ 4,3 miliar dolar untuk memproduksi baterai mobil listrik di Amerika Serikat.

Hal itu bertujuan juga untuk memenuhi undang-undang pajak energi bersih Amerika Serikat (AS) yang bertujuan untuk mendorong produksi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap pemasok Cina. 

Melansir Bloomberg, Jumat (26/5), Grup Hyundai, yakni Hyundai Motor Co, Kia Corp, dan Genesis bersama LG Energy akan membagi investasi 50-50.

Mereka akan membangun pabrik yang berlokasi di Bryan County, Georgia, AS dan akan memiliki kapasitas tahunan sebesar 30 GWh. Kapasitas tersebut cukup untuk memberi daya pada 300.000 kendaraan listrik.

Baca Juga: Targetkan Produksi 2 Juta Kendaraan Listrik di 2026, Ford Gandeng Pemasok Lithium

Adapun konstruksi akan dimulai pada paruh kedua 2023 dan produksi akan dimulai paling cepat pada akhir 2025. 

Kepala Eksekutif Hyundai Motor Co. Jaehoon Chang mengatakan pihaknya akan menciptakan fondasi yang kuat untuk memimpin transisi EV global dengan membangun pabrik sel baterai EV baru dengan LG Energy Solution.

"Dua pemimpin yang kuat dalam industri otomotif dan baterai telah bergandengan tangan, kami siap untuk mendorong transisi EV di Amerika," kata Youngsoo Kwon, kepala eksekutif LG Energy Solution.

Baca Juga: Perangkat Rem Diduga Bermasalah, Tesla Lakukan Pembaruan 1,1 Juta Unit Mobil di China

Sementara itu,  Hyundai berencana untuk menginvestasikan US$ 5 miliar dolar untuk pabrik baterai lainnya dengan SK On Co. di Georgia. 

Di sisi lain, Hyundai dan Kia telah mengirimkan sekitar 119.000 mobil listrik selama kuartal pertama 2023. Menurut SNE Research, angka itu turun 2,2% dari tahun lalu.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×