kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Ini Ancaman Terbaru Iran kepada Donald Trump


Senin, 30 Juni 2025 / 07:55 WIB
Ini Ancaman Terbaru Iran kepada Donald Trump
ILUSTRASI. Iran memperingatkan Donald Trump untuk menghentikan pernyataan dengan nada yang tidak sopan terhadap pemimpin tertinggi Teheran. Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS 


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Trump menolak klaim kemenangan Khamenei sebagai klaim yang salah dan "bodoh". 

Sebagai tanggapannya, Trump segera membekukan pembicaraan tentang keringanan sanksi bagi Iran dan mengklaim bahwa ia secara pribadi menyelamatkan Khamenei agar tidak terbunuh selama konflik tersebut. 

Dalam unggahannya di Truth Social, ia menolak untuk membiarkan pasukan AS atau Israel "menghancurkan" ayatollah meskipun mengetahui lokasi rahasianya.

Araghchi juga menolak klaim Presiden Trump baru-baru ini bahwa perundingan nuklir baru sudah dekat, dengan mengatakan kepada wartawan bahwa tidak ada negosiasi yang sedang berlangsung dan bahwa Teheran akan membuat keputusan berdasarkan kepentingan nasionalnya sendiri. 

Tonton: Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Siap-Siap Harga Minyak Terbakar

Menurut Reuters, menteri luar negeri Iran dengan tegas membantah rencana untuk bertemu dengan pejabat AS minggu depan. Hal ini bertentangan dengan pernyataan Trump sebelumnya yang menyatakan bahwa diplomasi telah kembali ke jalurnya. 

"Saya berharap para pemimpin Iran menyadari bahwa Anda sering kali mendapatkan lebih banyak MADU daripada dengan CUKA," tulis Trump di Truth Social. "DAMAI!!!" 


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×