kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.676   -107,00   -0,60%
  • IDX 6.668   72,11   1,09%
  • KOMPAS100 872   13,18   1,53%
  • LQ45 663   10,90   1,67%
  • ISSI 232   2,15   0,94%
  • IDX30 371   5,78   1,58%
  • IDXHIDIV20 459   8,65   1,92%
  • IDX80 100   1,57   1,60%
  • IDXV30 127   2,77   2,24%
  • IDXQ30 119   2,33   2,00%

Joe Biden akan bongkar kelemahan Trump dalam menghadapi China


Rabu, 13 Mei 2020 / 13:55 WIB
ILUSTRASI. Democratic U.S. presidential candidate and former Vice President Joe Biden speaks during a campaign stop at Tougaloo College in Tougaloo, Mississippi, U.S., March 8, 2020. REUTERS/Brendan McDermid TPX IMAGES OF THE DAY


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Terkait perang dagang AS dengan China yang dicetuskan Trump, Biden akan menyerang Trump dengan menyebut bahwa warga AS membayar lebih mahal atas perang dagang tersebut dengan mendapat sedikit imbalan.

Kedua kandidat telah menghabiskan jutaan dolar menjelang pemilihan umum 3 November mendatang. Dalam kampanyenya Trump mengatakan, Biden tidak akan kuat menghadapi China, negara yang dituding Trump sebagai penyebab pandemi virus corona yang telah menewaskan lebih dari 80.000 orang Amerika dan menyebabkan 20,5 juta orang AS kehilangan pekerjaan sejak April 2020.

Baca Juga: Lancarkan serangan besar-besaran lawan Biden, Trump habiskan US$ 10 juta

Dalam sebuah email kepada para pendukungnya pada hari Selasa, Trump menyebut Biden sebagai kandidat yang mencintai Tiongkok.

"Joe Biden memiliki catatan mengerikan tentang China, setelah memanjakan mereka selama empat dekade di Washington," kata juru bicara kampanye Trump Sarah Matthews tentang Biden, yang juga menjabat sebagai senator AS.

"Presiden Trump akan selalu meminta pertanggungjawaban Tiongkok atas tindakan mereka, tetapi Biden tidak dapat dipercaya untuk memperjuangkan kepentingan Amerika," tambahnya.

Baca Juga: Trump: China akan melakukan apa saja agar saya kalah dalam Pilpres 2020

Trump dalam beberapa pekan terakhir telah meningkatkan kritiknya terhadap Beijing dan mengancam tarif baru, dan para pejabat sedang mempertimbangkan tindakan pembalasan atas wabah tersebut.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×