kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

JPMorgan: Utang Bermasalah Global Sentuh Level Tertinggi Sejak 2023


Sabtu, 11 April 2026 / 06:48 WIB
JPMorgan: Utang Bermasalah Global Sentuh Level Tertinggi Sejak 2023
ILUSTRASI. JPMorgan (REUTERS/Eduardo Munoz)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Nilai utang bermasalah (distressed debt) global kembali meningkat dan mencapai level tertinggi sejak Juni 2023 pada Maret lalu, seiring tekanan di sektor teknologi yang semakin besar.

Dalam laporan terbarunya dilansir dari Reuters Jumat (10/4/2026), JPMorgan mencatat total pinjaman dan obligasi yang diperdagangkan di level distressed naik US$ 7,2 miliar menjadi US$ 218 miliar pada Maret 2026.

Baca Juga: Abbott Kena Denda US$ 70 Juta, Kasus Susu Bayi Prematur Memanas

Selain itu, porsi pinjaman yang diperdagangkan di bawah harga US$ 80, indikator umum kondisi tertekan melonjak menjadi 9,6%, melampaui puncak yang tercatat pada 2023.

Tekanan terbesar berasal dari sektor teknologi. JPMorgan menyebut lebih dari sepertiga kasus utang bermasalah berasal dari sektor ini.

Bahkan, sekitar 20% pinjaman dan obligasi di sektor teknologi kini diperdagangkan di level distressed.

Kondisi ini mencerminkan meningkatnya volatilitas dan risiko di sektor teknologi, yang sebelumnya menjadi motor pertumbuhan pasar kredit.

Ke depan, JPMorgan memperkirakan tingkat gagal bayar (default rate) obligasi high-yield akan berada di kisaran 1,75% pada 2026, sebelum naik menjadi 2,25% pada 2027.

Baca Juga: Aset Boron Rio Tinto di AS Diminati Banyak Peminat, Nilai Bisa Tembus US$ 2 Miliar

Sementara itu, default rate untuk leveraged loan diproyeksikan mencapai 3% pada 2026 dan meningkat menjadi 4,5% pada 2027.

Kenaikan ini mengindikasikan risiko kredit yang mulai meningkat secara bertahap, meski belum menunjukkan lonjakan tajam dalam jangka pendek.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×