Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Salah satu pembeli rutin minyak Rusia adalah Nayara Energy, kilang swasta yang didukung Rusia dan mengandalkan pasokan minyak Rusia untuk kilang berkapasitas sekitar 400.000 barel per hari. Namun, Nayara juga disebut tidak akan mengimpor minyak Rusia pada April karena rencana perawatan kilang selama sebulan.
Sumber industri menyebut kilang-kilang India kemungkinan hanya akan kembali membeli minyak Rusia jika ada arahan langsung dari pemerintah.
Pemerintah AS menyatakan akan memantau kebijakan India dan dapat merekomendasikan pengembalian tarif jika India kembali meningkatkan pembelian minyak Rusia.
Menurut sumber, India bersiap memangkas impor minyak Rusia menjadi di bawah 1 juta barel per hari pada Maret, dan berpotensi turun lebih jauh ke kisaran 500.000–600.000 barel per hari. Angka ini jauh lebih rendah dibanding rata-rata sekitar 1,7 juta barel per hari tahun lalu, bahkan sempat menembus 2 juta barel per hari pada pertengahan 2025.
Tonton: Junk Food Disebut Mirip Rokok, Ini Penjelasan Peneliti
Data terbaru menunjukkan impor minyak Rusia oleh India pada Desember lalu turun ke level terendah dalam dua tahun.
Sebagai gantinya, kilang-kilang India meningkatkan pembelian minyak dari Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Selatan untuk menutup penurunan pasokan dari Rusia.












![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)