kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.882   24,00   0,13%
  • IDX 6.038   -79,17   -1,29%
  • KOMPAS100 790   -4,20   -0,53%
  • LQ45 596   -2,80   -0,47%
  • ISSI 210   -2,65   -1,25%
  • IDX30 337   -1,37   -0,41%
  • IDXHIDIV20 413   -2,62   -0,63%
  • IDX80 90   -0,41   -0,45%
  • IDXV30 111   -0,79   -0,71%
  • IDXQ30 108   -0,31   -0,29%

PM Thailand Akan Berbicara dengan Trump Bahas Bentrokan di Kamboja


Jumat, 12 Desember 2025 / 10:49 WIB
PM Thailand Akan Berbicara dengan Trump Bahas Bentrokan di Kamboja
ILUSTRASI. PM Thailand Anutin Charnvirakul dijadwalkan bicara dengan Presiden AS Donald Trump untuk meredakan bentrokan perbatasan Thailand-Kamboja.


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Perdana Menteri sementara Thailand, Anutin Charnvirakul, mengatakan bahwa ia dijadwalkan untuk berbicara dengan Presiden AS Donald Trump pada Jumat (12/12/2025), karena bentrokan perbatasan antara Kamboja dan Thailand berlanjut untuk hari kelima.

Mengutip Reuters, Anutin mengatakan kepada wartawan bahwa panggilan telepon dengan Trump akan berlangsung sekitar pukul 21.20 waktu setempat (14.20 GMT).

Trump ingin kembali campur tangan untuk menghentikan pertempuran dan menyelamatkan gencatan senjata yang ia perantarai awal tahun ini. Ia berjanji akan melakukan panggilan telepon kepada para pemimpin kedua negara untuk mencoba menghentikan pertempuran.

Baca Juga: Thailand dan Kamboja Terus Bertempur di Perbatasan Menjelang Panggilan Telepon Trump

Pada acara Congressional Ball Kamis malam, Trump memperkuat citranya sebagai pembawa perdamaian global dan menyatakan keyakinannya bahwa ia akan mengembalikan gencatan senjata ke jalur yang benar.

"Kita telah menyelesaikan delapan perang. Bayangkan saja. Delapan perang telah diselesaikan, meskipun Thailand dan Kamboja, saya pikir kita harus melakukan beberapa panggilan telepon kepada Thailand dan (Kamboja) tetapi kita akan mengembalikannya ke jalur yang benar," katanya.

Militer Thailand dan Kamboja telah bertempur di beberapa lokasi di sepanjang perbatasan mereka yang sepanjang 817 km (508 mil) dalam pertempuran paling sengit sejak pertempuran lima hari pada bulan Juli, yang dihentikan Trump dengan seruan kepada kedua pemimpin untuk menghentikan konflik terburuk mereka dalam sejarah baru-baru ini.

Baca Juga: Konflik Memanas, Kamboja Tarik Timnya dari SEA Games 2025 di Thailand demi Keamanan

Setidaknya 20 orang tewas dan lebih dari 200 terluka, dengan ratusan ribu orang mengungsi akibat baku tembak artileri berat dan roket yang berlangsung selama berhari-hari.


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×