kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Rupiah dan Peso Pimpin Pelemahan Kamis (23/10) Pagi, Mata Uang Asia Tengah Lesu


Kamis, 23 Oktober 2025 / 09:42 WIB
Rupiah dan Peso Pimpin Pelemahan Kamis (23/10) Pagi, Mata Uang Asia Tengah Lesu
ILUSTRASI. Pada pukul 09.05 WIB, rupiah diperdagangkan di level Rp16.630 per dolar AS, melemah 0,36% dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.570. Peso Filipina juga turun 0,31% menjadi 58,61 per dolar. REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID. Mata uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (23/10/2025), dipimpin oleh rupiah dan peso Filipina, seiring dengan penguatan dolar menjelang rilis data inflasi AS.

Pada pukul 09.05 WIB, rupiah diperdagangkan di level Rp16.630 per dolar AS, melemah 0,36% dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.570. Peso Filipina juga turun 0,31% menjadi 58,61 per dolar.

Baca Juga: Bursa Asia Memerah Kamis (23/10) Pagi, Cemas Sentimen Sanksi Software AS ke China

Sejumlah mata uang utama Asia lainnya turut melemah, termasuk won Korea Selatan yang turun 0,29%, yen Jepang melemah 0,29% ke 152,41 per dolar, serta dolar Singapura yang turun 0,13% menjadi 1,299 per dolar AS.

Dari awal tahun hingga kini (year-to-date), rupiah tercatat telah melemah sekitar 3,25%, sementara peso terkoreksi 0,91%.

Sebaliknya, dolar Singapura dan baht Thailand masih mencatatkan penguatan masing-masing 5,09% dan 4,51% terhadap dolar AS sejak akhir 2024.

Baca Juga: Harga Emas Turun ke US$4.082 Kamis (23/10) Pagi, Dolar Menguat Jelang Data CPI AS

Kinerja mata uang Asia cenderung tertekan menjelang rilis data inflasi konsumen (CPI) AS yang akan dirilis Jumat (24/10/2025) ini, yang diperkirakan dapat mempengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×