kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Rupiah dan Peso Pimpin Pelemahan Kamis (23/10) Pagi, Mata Uang Asia Tengah Lesu


Kamis, 23 Oktober 2025 / 09:42 WIB
Rupiah dan Peso Pimpin Pelemahan Kamis (23/10) Pagi, Mata Uang Asia Tengah Lesu
ILUSTRASI. Pada pukul 09.05 WIB, rupiah diperdagangkan di level Rp16.630 per dolar AS, melemah 0,36% dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.570. Peso Filipina juga turun 0,31% menjadi 58,61 per dolar. REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID. Mata uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (23/10/2025), dipimpin oleh rupiah dan peso Filipina, seiring dengan penguatan dolar menjelang rilis data inflasi AS.

Pada pukul 09.05 WIB, rupiah diperdagangkan di level Rp16.630 per dolar AS, melemah 0,36% dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.570. Peso Filipina juga turun 0,31% menjadi 58,61 per dolar.

Baca Juga: Bursa Asia Memerah Kamis (23/10) Pagi, Cemas Sentimen Sanksi Software AS ke China

Sejumlah mata uang utama Asia lainnya turut melemah, termasuk won Korea Selatan yang turun 0,29%, yen Jepang melemah 0,29% ke 152,41 per dolar, serta dolar Singapura yang turun 0,13% menjadi 1,299 per dolar AS.

Dari awal tahun hingga kini (year-to-date), rupiah tercatat telah melemah sekitar 3,25%, sementara peso terkoreksi 0,91%.

Sebaliknya, dolar Singapura dan baht Thailand masih mencatatkan penguatan masing-masing 5,09% dan 4,51% terhadap dolar AS sejak akhir 2024.

Baca Juga: Harga Emas Turun ke US$4.082 Kamis (23/10) Pagi, Dolar Menguat Jelang Data CPI AS

Kinerja mata uang Asia cenderung tertekan menjelang rilis data inflasi konsumen (CPI) AS yang akan dirilis Jumat (24/10/2025) ini, yang diperkirakan dapat mempengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×