kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   -50.000   -1,72%
  • USD/IDR 17.110   58,00   0,34%
  • IDX 7.308   28,38   0,39%
  • KOMPAS100 1.009   3,07   0,31%
  • LQ45 734   0,28   0,04%
  • ISSI 264   3,48   1,33%
  • IDX30 393   -5,78   -1,45%
  • IDXHIDIV20 480   -6,76   -1,39%
  • IDX80 114   0,27   0,24%
  • IDXV30 133   -1,18   -0,87%
  • IDXQ30 127   -1,85   -1,43%

Selat Hormuz Nyaris Lumpuh, Lalu Lintas Kapal Anjlok di Bawah 10%


Kamis, 09 April 2026 / 20:53 WIB
Selat Hormuz Nyaris Lumpuh, Lalu Lintas Kapal Anjlok di Bawah 10%
ILUSTRASI. Kapal di Teluk dekat Selat Hormuz (REUTERS/Stringer)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

Isu Pungutan Biaya

Sejumlah laporan menyebut Iran berpotensi mengenakan biaya hingga US$ 2 juta bagi kapal yang melintas. Beberapa kapal bahkan mulai mengambil rute tidak biasa melalui Pulau Larak.

Namun, seorang perwira kapal tanker LPG berbendera India, Pine Gas, menyatakan kapalnya tidak dikenakan biaya saat melintas dan tidak diperiksa oleh IRGC.

Para pemimpin Barat menolak rencana pungutan tersebut. CEO perusahaan minyak nasional Uni Emirat Arab, ADNOC, menegaskan bahwa Selat Hormuz harus dibuka tanpa syarat.

Baca Juga: Chevron Proyeksi Pendapatan Hulu Naik US$ 2,2 Miliar Imbas Kenaikan Harga Minyak

India Longgarkan Aturan

Dalam upaya mempercepat pasokan energi, India memberikan kelonggaran bagi kapal yang membawa kargo Iran, termasuk kapal tua dan yang terkena sanksi internasional, untuk masuk ke pelabuhan mereka.

Sebagai importir LPG terbesar kedua di dunia, India saat ini menghadapi krisis gas terburuk dalam beberapa dekade, sehingga pemerintah menerapkan kebijakan pembatasan untuk menjaga pasokan bagi rumah tangga.

Baca Juga: Israel Luncurkan Serangan Baru ke Lebanon, Gencatan Senjata AS-Iran Terancam

Ekspor Iran Tetap Berjalan

AS sebelumnya memberikan pengecualian sementara terhadap ekspor minyak Iran hingga 19 April guna menjaga pasokan global dan meredam kenaikan harga energi.

Sejak konflik dimulai pada 28 Februari, harga minyak dunia telah melonjak sekitar 50%, sementara harga bensin di AS telah menembus US$ 4 per galon untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun.

Dalam 24 jam terakhir, satu tanker minyak dan satu kapal pengisian bahan bakar berbendera Iran tercatat melintasi Selat Hormuz.

Sejak akhir Februari, setidaknya 23 kapal tanker Iran telah mencapai Asia, menunjukkan ekspor tetap berjalan relatif stabil meski konflik berlangsung.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×