kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.737.000   34.000   1,26%
  • USD/IDR 16.973   -20,00   -0,12%
  • IDX 9.135   0,83   0,01%
  • KOMPAS100 1.255   -8,26   -0,65%
  • LQ45 884   -8,74   -0,98%
  • ISSI 334   -0,41   -0,12%
  • IDX30 454   -1,06   -0,23%
  • IDXHIDIV20 538   0,43   0,08%
  • IDX80 140   -1,06   -0,76%
  • IDXV30 149   -0,12   -0,08%
  • IDXQ30 146   -0,09   -0,06%

TMSC dan Samsung Pertimbangkan Bangun Pabrik Chip di UEA


Senin, 23 September 2024 / 16:54 WIB
TMSC dan Samsung Pertimbangkan Bangun Pabrik Chip di UEA
ILUSTRASI. A logo of taiwanese chip giant TSMC is seen at southern Taiwan science park in Tainan, Taiwan December 29, 2022.REUTERS/Ann Wang. Dua perusahan besar, TMSC dan Samsung pertimbangkan bangun pabrik chip di UEA.


Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - Dua produsen chip terbesar di dunia, aiwan Semiconductor Manufacturing Company, Limited (TSMC)  dan Samsung Electronics  telah membahas pembangunan proyek chip potensial di Uni Emirat Arab dalam beberapa tahun mendatang dengan nilai investasi lebih dari US$100 miliar, Wall Street Journal melaporkan pada hari Minggu.

Para eksekutif di TSMC baru-baru ini mengunjungi UEA dan berbicara tentang kompleks pabrik kata WSJ, mengutip orang-orang yang mengetahui interaksi tersebut.

Samsung Electronics yang berbasis di Korea Selatan,  juga mempertimbangkan produksi chip baru yang besar di negara tersebut pada tahun-tahun mendatang, kata surat kabar itu.

TSMC mengatakan kepada Reuters bahwa mereka tidak memiliki rencana investasi baru untuk diumumkan. 

"Kami selalu terbuka untuk diskusi konstruktif tentang cara-cara untuk mempromosikan pengembangan industri semikonduktor, tetapi kami tetap fokus pada proyek ekspansi global kami saat ini dan tidak memiliki rencana investasi baru untuk diungkapkan saat ini," katanya dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, tanpa merinci lebih lanjut.

Samsung menolak mengomentari laporan WSJ.

Baca Juga: Tiongkok Mendesak Kewaspadaan Terhadap Serangan Siber Taiwan

Tokoh senior di Samsung Electronics mengunjungi UEA baru-baru ini dan membahas gagasan tersebut, WSJ melaporkan, menambahkan bahwa diskusi tersebut masih dalam tahap awal dan mungkin menghadapi kendala teknis dan lainnya.

Berdasarkan ketentuan awal yang sedang dibahas, proyek-proyek tersebut akan didanai oleh UEA, dengan peran utama untuk kendaraan pengembangan kedaulatan yang berbasis di Abu Dhabi, Mubadala, menurut WSJ.

Makalah tersebut menambahkan bahwa tujuan yang lebih luas adalah untuk meningkatkan produksi chip global dan membantu menurunkan harga tanpa merugikan profitabilitas pembuat chip.

Seiring dengan percepatan transaksi teknologi di kawasan tersebut, Washington semakin khawatir tentang UEA dan negara-negara Timur Tengah lainnya yang menjadi saluran bagi teknologi AI AS yang canggih untuk mencapai Tiongkok.

Baca Juga: Warren Buffett: Definisi Kesuksesan Bukan Tentang Kekayaan, Melainkan Hal Penting Ini




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×