Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan kunjungan ke North Dakota pada Rabu (1 Juli) untuk meresmikan museum yang didedikasikan bagi mantan Presiden AS Theodore Roosevelt. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Trump menekankan narasi “kejayaan Amerika” menjelang peringatan Hari Kemerdekaan AS.
Agenda tersebut berlangsung di Medora, wilayah barat North Dakota, dan juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat yang tengah digencarkan pemerintahan Trump di tahun politik menjelang pemilu sela November.
Museum Roosevelt dan Simbol Nasionalisme
Museum baru tersebut, Theodore Roosevelt Presidential Library, dijadwalkan dibuka akhir pekan ini. Bangunan seluas sekitar 96.000 kaki persegi itu dibangun di atas lanskap alami yang menghadap taman nasional yang dinamai Roosevelt, yang dikenal karena masa pembentukan karakter politiknya di wilayah Badlands.
Trump memuji Roosevelt sebagai sosok konservasionis tangguh yang menjabat sebagai presiden pada 1901–1909, serta berperan dalam memperluas pengaruh global Amerika Serikat pada awal abad ke-20.
Baca Juga: Rusia Mulai Impor Bensin dari India untuk Atasi Krisis BBM
Sorotan Pesawat Air Force One Baru dari Qatar
Kunjungan ini juga menjadi momentum debut pesawat Boeing 747 yang telah direnovasi dan dikabarkan merupakan hadiah dari Qatar untuk pemerintah AS. Pesawat tersebut akan digunakan sebagai Air Force One dengan skema warna merah, putih, biru tua, dan emas yang dipilih langsung oleh Trump.
Namun, penggunaan pesawat tersebut memicu kritik publik terkait biaya renovasi yang tinggi serta penerimaan hadiah mewah dari negara asing. Pemerintah Angkatan Udara AS menyatakan pesawat itu telah memenuhi standar operasional kepresidenan, sementara Trump menepis berbagai kritik tersebut.
Pesan Politik di Tengah Polarisasi AS
Perayaan yang menandai 250 tahun kemerdekaan AS—yang oleh Trump disebut sebagai “semiquincentennial”—menjadi bagian penting dari strategi komunikasinya di tengah kondisi politik domestik yang masih terpolarisasi.
Agenda ini juga berlangsung di tengah meningkatnya kekhawatiran publik Amerika terhadap biaya hidup serta ketegangan global, termasuk isu konflik Iran yang menjadi salah satu perhatian utama pemilih.
Baca Juga: Harga Minyak Melemah Lebih dari 1%, Pasar Pantau Pembicaraan AS-Iran
Dukungan Politik dan Narasi “American Greatness”
Dalam sebuah pernyataan, Menteri Dalam Negeri AS Doug Burgum menyampaikan bahwa Roosevelt memiliki keyakinan kuat terhadap masa depan Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut diterjemahkan sebagai berikut:
“Theodore Roosevelt percaya bahwa pekerjaan terbesar Amerika selalu masih ada di depan,” ujar Menteri Dalam Negeri Doug Burgum dalam siaran pers. “Presiden Trump memiliki keyakinan yang sama terhadap kejayaan Amerika, dan percaya bahwa era terbaik bangsa ini masih akan datang.”
Rangkaian Agenda Trump: Mount Rushmore hingga Perayaan 4 Juli
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pekan ini, Trump juga dijadwalkan mengunjungi Mount Rushmore, yang menampilkan pahatan wajah empat presiden AS termasuk Roosevelt.
Selain itu, ia diperkirakan akan menyampaikan pidato bernuansa kampanye pada Sabtu dalam acara perayaan 4 Juli di Washington. Acara tersebut akan ditutup dengan pertunjukan kembang api selama 35 menit di atas Sungai Potomac.














