Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - HANOI. Vietnam akan memangkas tarif impor terhadap beberapa produk Amerika Serikat (AS), termasuk LNG dan mobil. Sebagai upaya menghindari dampak dari kebijakan tarif AS akibat surplus perdagangan bilateral yang besar.
Kawasan industri utama di Asia Tenggara ini telah mengambil berbagai langkah untuk mengurangi surplus perdagangannya dengan Washington, yang melebihi US$123 miliar tahun lalu, setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan akan menerapkan tarif luas terhadap negara-negara mitra dagang.
Baca Juga: Vietnam Bakal Tambah Impor dari Amerika Serikat Demi Menghindari Tarif
Di antara pemangkasan tersebut, tarif impor LNG dari AS akan dikurangi menjadi 2% dari sebelumnya 5%, tarif impor mobil turun menjadi 32% dari kisaran 45%-64%, dan tarif etanol akan diturunkan menjadi 5% dari 10%, kata Kepala Kebijakan Pajak Kementerian Keuangan Vietnam, Nguyen Quoc Hung, dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di situs resmi kementerian pada Selasa (25/3) malam.
"Pemangkasan tarif ini bertujuan untuk memperbaiki keseimbangan perdagangan dengan mitra dagang Vietnam," kata Hung, seraya menambahkan bahwa meskipun AS dan Vietnam memiliki Kemitraan Strategis Komprehensif, kedua negara belum menandatangani perjanjian perdagangan bebas.
Vietnam hingga kini belum mengimpor LNG dari AS, tetapi negara tersebut tengah bernegosiasi dengan pemasok Amerika untuk kebutuhan pembangkit listrik tenaga LNG masa depan.
Baca Juga: Trump Bikin Geger Lagi! Terapkan Tarif 25% bagi Negara Pembeli Minyak dari Venezuela
Dua pembangkit pertama dijadwalkan mulai beroperasi secara komersial pada Juni tahun ini.
Hung juga mengungkapkan bahwa Vietnam akan menghapus tarif impor terhadap etana asal AS.
Ia menambahkan bahwa dekrit terkait pemangkasan tarif ini akan diselesaikan dalam bulan ini dan segera diberlakukan setelahnya.
Beberapa produk impor AS lainnya yang akan mendapatkan pemangkasan tarif antara lain paha ayam, almond, apel, ceri, dan produk kayu.
Baca Juga: Trump akan Luncurkan Stablecoin USD1, Tantang Dominasi Tether dan USDC
Trump diperkirakan akan menerapkan tarif timbal balik terhadap beberapa negara pada 2 April, meskipun pada Senin ia menyatakan bahwa beberapa negara mungkin akan mendapatkan pengecualian.