kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.150   20,00   0,12%
  • IDX 7.655   154,34   2,06%
  • KOMPAS100 1.061   23,95   2,31%
  • LQ45 764   17,20   2,31%
  • ISSI 276   4,41   1,62%
  • IDX30 405   6,18   1,55%
  • IDXHIDIV20 491   4,60   0,95%
  • IDX80 119   2,68   2,31%
  • IDXV30 136   0,83   0,62%
  • IDXQ30 130   1,46   1,14%

Warren Buffett Timbun Uang Tunai Lebih Banyak dari Sebelumnya, Ada Pertanda Buruk?


Rabu, 18 September 2024 / 03:20 WIB
ILUSTRASI. Warren Buffett saat ini menimbun uang tunai lebih dari sebelumnya. REUTERS/Rick Wilking


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Apakah investor harus khawatir?

Tidak sulit untuk mengetahui mengapa Buffett menyimpan begitu banyak uang tunai. Dia lebih suka berinvestasi lebih banyak di saham tetapi akan membeli saham hanya jika nilainya menarik. 

Fakta bahwa Buffett telah membangun posisi kas Berkshire ke level yang begitu besar mencerminkan keyakinannya bahwa sebagian besar saham tidak dinilai menarik.

Buffett hampir pasti benar bahwa banyak saham diperdagangkan dengan harga premium. Salah satu metrik penilaian favoritnya, yang dikenal sebagai indikator Buffett -- yakni rasio total nilai pasar saham AS dibagi dengan PDB -- mendekati titik tertinggi sepanjang masa. 

Pada tahun 2001, Buffett menulis dalam esai Fortune, "Hampir dua tahun lalu rasionya naik ke level yang belum pernah terjadi sebelumnya. Itu seharusnya menjadi sinyal peringatan yang sangat kuat."

Peningkatan posisi kas Berkshire oleh Buffett sebesar 30% atau lebih dalam dua dekade lalu tidak menyebabkan kehancuran pasar dalam waktu dekat. Malah, S&P 500 naik selama dua tahun berikutnya.

Baca Juga: 2 Saham Warren Buffett yang Dapat Anda Beli dan Pegang Selama Puluhan Tahun

Selain itu, indikator Buffett bisa dibilang kurang berguna sekarang dibandingkan di masa lalu, dengan inovasi teknologi yang membuatnya lebih sulit untuk menilai secara akurat seperti apa valuasinya. 

Selain itu, Buffett juga masih membeli beberapa saham dalam situasi saat ini.

Apa yang harus dilakukan investor? 

Melansir The Motley Fool, hal terbaik yang bisa dilakukan investor saat ini adalah mengikuti jejak Buffett. Ketika investor menemukan saham perusahaan yang dikelola dengan baik dan tersedia dengan harga yang wajar, belilah saham tersebut. 

Bangun posisi kas yang solid jika Anda belum memilikinya. Memiliki banyak uang tunai akan memungkinkan investor untuk membeli saham dengan harga diskon ketika pasar saham turun.

Yang terpenting, pertahankan perspektif jangka panjang. Keberhasilan Buffett sebagian besar disebabkan oleh pola pikirnya. Berpikir jangka panjang adalah bagian dari rutinitasnya yang harus diadopsi oleh setiap investor.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×