kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Bank of Japan (BOJ) Siap Naikkan Suku Bunga, Tapi Tetap Waspadai Risiko Global


Selasa, 02 September 2025 / 10:46 WIB
Bank of Japan (BOJ) Siap Naikkan Suku Bunga, Tapi Tetap Waspadai Risiko Global


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - KUSHIRO. Deputi Gubernur Bank of Japan (BOJ) Ryozo Himino menyatakan bank sentral perlu terus menaikkan suku bunga. Namun, ia menekankan bahwa ketidakpastian ekonomi global masih tinggi, sehingga langkah tersebut tidak akan dilakukan secara tergesa-gesa.

Dalam pidato di hadapan kalangan pengusaha di Kushiro, Hokkaido, Selasa (2/9/2025), Himino menilai perjanjian dagang Jepang dengan Amerika Serikat memang membantu meredakan ketidakpastian, tetapi dampak tarif impor AS terhadap ekonomi Jepang belum sepenuhnya jelas.

“Risiko dampak yang lebih besar dari perkiraan patut mendapat perhatian serius. Secara keseluruhan, ekonomi global masih menghadapi tingkat ketidakpastian yang tinggi,” ujarnya.

Baca Juga: BOJ Diperkirakan Tahan Suku Bunga, Namun Beri Sinyal Kenaikan di Akhir Tahun

Ia menambahkan, prospek inflasi Jepang menghadapi risiko ganda. Di satu sisi, pasar tenaga kerja yang ketat berpotensi mendorong kenaikan upah. Namun, perlambatan ekonomi global dan beban tarif AS terhadap Jepang bisa menekan harga.

“Setelah sempat tertahan oleh perlambatan akibat tarif, inflasi inti Jepang diperkirakan akan stabil di kisaran yang sesuai dengan target 2%,” kata Himino. “Jika skenario dasar ini terwujud, maka tepat bagi BOJ untuk terus menaikkan suku bunga sejalan dengan perbaikan ekonomi dan harga.”

Meski demikian, Himino tidak memberi sinyal kapan kenaikan berikutnya akan dilakukan. Ia hanya menegaskan perlunya menilai secara cermat apakah proyeksi BOJ akan terwujud tanpa prasangka.

“Kami harus terus menimbang risiko, baik ke atas maupun ke bawah, serta merespons secara tepat agar dampak deviasi dari skenario dasar tetap terkendali,” ucapnya.

Baca Juga: Bank of Japan Peringatkan Ketidakpastian Ekonomi Jepang akibat Tarif AS

Pernyataan Himino sempat melemahkan yen dan mendorong indeks Nikkei naik singkat, karena pasar menilai sikapnya tidak se-hawkish yang diperkirakan.

BOJ tahun lalu keluar dari program stimulus besar yang berlangsung lebih dari satu dekade, dan pada Januari 2025 menaikkan suku bunga jangka pendek ke level 0,5%, dengan asumsi Jepang hampir mencapai target inflasi 2% secara berkelanjutan.


Tag


TERBARU

[X]
×