Sumber: foxnews | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen pada Senin mengatakan bahwa ancaman Trump untuk mencaplok Greenland dapat berarti berakhirnya Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
“Saya juga ingin menegaskan bahwa jika Amerika Serikat memilih menyerang negara NATO lain secara militer, maka semuanya akan berhenti. Termasuk NATO kami dan dengan demikian sistem keamanan yang telah ada sejak berakhirnya Perang Dunia II,” ujar Frederiksen kepada stasiun televisi Denmark TV2.
Pada hari yang sama, Nielsen mengatakan dalam pernyataan yang diunggah di Facebook bahwa Greenland bukan objek retorika negara adidaya.
Wakil kepala staf Gedung Putih untuk kebijakan, Stephen Miller, memperkuat pernyataan Trump dengan mengatakan kepada CNN pada Senin bahwa Greenland “seharusnya menjadi bagian dari Amerika Serikat.”
Tonton: Trump Mulai Bahas Caplok Greenland, Militer AS Jadi Opsi
Pembawa acara CNN Jake Tapper menekan Miller dengan pertanyaan apakah pemerintahan Trump bisa mengesampingkan kemungkinan aksi militer terhadap pulau Arktik tersebut.
“Amerika Serikat adalah kekuatan utama NATO. Agar Amerika Serikat dapat mengamankan kawasan Arktik, melindungi dan mempertahankan NATO serta kepentingan NATO, maka jelas Greenland seharusnya menjadi bagian dari Amerika Serikat,” kata Miller.













