Sumber: CNN | Editor: Noverius Laoli
Tekanan Trump tidak hanya berupa kritik kebijakan, tetapi juga serangan personal dan ancaman pemecatan. Namun, Powell menegaskan bahwa Presiden tidak memiliki kewenangan untuk memberhentikan Ketua The Fed.
Kontroversi renovasi gedung The Fed turut memperkeruh hubungan. Powell menjelaskan di Kongres bahwa proyek tersebut dikerjakan bersama sejumlah lembaga dan biayanya berubah seiring waktu, termasuk untuk penghilangan asbes serta peningkatan sistem listrik dan ventilasi.
Trump bahkan mengancam akan menggugat Powell atas proyek tersebut. Sejumlah sekutu Trump menuding renovasi itu salah kelola, meski The Fed menyatakan pembaruan gedung tua tersebut memang diperlukan.
Baca Juga: Jerome Powell: The Fed Tertekan Trump, Inflasi Masih Jadi Tantangan
Ketegangan memuncak pada Juli lalu saat Trump dan Powell meninjau langsung proyek renovasi. Di hadapan wartawan, Powell mengoreksi pernyataan Trump soal biaya proyek, memperlihatkan ketegangan yang nyata di antara keduanya.
Dampak Politik dan Pasar
Penyelidikan ini muncul menjelang berakhirnya masa jabatan Powell pada Mei mendatang, saat Trump bersiap menunjuk penggantinya. Sejumlah nama disebut-sebut, termasuk Direktur Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett, mantan Gubernur The Fed Kevin Warsh, hingga CIO BlackRock Rick Rieder.
Langkah hukum tersebut langsung menuai reaksi politik. Senator Republik Thom Tillis menyatakan akan menolak konfirmasi siapa pun calon pimpinan The Fed hingga kasus ini tuntas.
Senator Demokrat Elizabeth Warren dan Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer juga mengecam penyelidikan tersebut, menilai langkah itu sebagai serangan terhadap independensi bank sentral.
Kekhawatiran juga datang dari pelaku pasar dan ekonom global. Wakil Ketua Evercore ISI, Krishna Guha, menyebut perkembangan ini “sangat mengganggu” dan berpotensi memicu konflik terbuka antara pemerintah dan bank sentral.
Baca Juga: Rapat The Fed Oktober: Kapan Digelar dan Apa yang Akan Terjadi?
“Secara kasat mata, ini terlihat seperti perang terbuka antara administrasi dan bank sentral,” tulis Guha.
Bagi investor global, independensi The Fed merupakan pilar utama stabilitas ekonomi Amerika Serikat.
Penyelidikan pidana terhadap ketua bank sentral dinilai dapat menjadi preseden berbahaya, bukan hanya bagi Powell, tetapi juga bagi siapa pun yang akan memimpin The Fed ke depan.











