kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Raja Arab Saudi Salman dan Presiden AS Biden membahas keamanan regional


Jumat, 26 Februari 2021 / 08:42 WIB
ILUSTRASI. Saudi King Salman bin Abdulaziz. Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS PICTURE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY.


Sumber: Arab News | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - RIYADH. Raja Arab Saudi Raja Salman dan Presiden AS Joe Biden membahas stabilitas regional dan global selama panggilan telepon pada hari Selasa. Kedua pemimpin menekankan pentingnya memperkuat kemitraan antara kedua negara dan kedalaman hubungan historis mereka, Saudi Press Agency (SPA) melaporkan.

Dalam pembicaraan tersebut, Raja Salman memberi selamat kepada Biden atas jabatannya bulan lalu. Pembicaraan tersebut membahas masalah paling penting di kawasan dan meninjau perkembangan kepentingan bersama, kata laporan itu.

Kedua belah pihak membahas perilaku Iran di kawasan itu, aktivitasnya yang membuat tidak stabil, dan dukungannya untuk kelompok teroris.

Baca Juga: Biden harus segera berbicara dengan Raja Saudi, ada apa?

“Raja Salman berterima kasih kepada presiden AS atas komitmen Washington untuk membela Kerajaan dari ancaman apa pun dan jaminannya bahwa Iran tidak akan diizinkan memiliki senjata nuklir,” kata SPA.

Biden memuji dukungan Kerajaan untuk upaya PBB mencapai gencatan senjata di Yaman. Raja Salman mengatakan Kerajaan ingin mencapai solusi politik yang komprehensif di Yaman dan untuk mencapai keamanan dan pembangunan bagi rakyat Yaman.

Sebuah pernyataan dari Gedung Putih mengatakan presiden AS mengatakan kepada Raja Salman bahwa dia akan bekerja untuk membuat hubungan bilateral sekuat dan transparan mungkin.

Selanjutnya: Biden cari dana US$ 37 miliar untuk tangani krisis cip semikonduktor di AS




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×