kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Shutdown AS Hampir Berakhir, Para Miliarder Dunia Kaya Mendadak


Rabu, 12 November 2025 / 07:35 WIB
Shutdown AS Hampir Berakhir, Para Miliarder Dunia Kaya Mendadak
ILUSTRASI. Kekayaan gabungan 10 orang terkaya dunia melonjak lebih dari US$ 40 miliar pada Senin (10/11/2025), seiring kemajuan pembahasan kesepakatan shutdown AS. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


Sumber: Forbes | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Kekayaan gabungan 10 orang terkaya dunia melonjak lebih dari US$ 40 miliar pada Senin (10/11/2025), seiring kemajuan pembahasan kesepakatan untuk mengakhiri penutupan sebagian pemerintahan Amerika Serikat (shutdown).

Mengutip Forbes, kenaikan harga saham Tesla menjadi pendorong terbesar, menambah US$ 10,1 miliar ke kekayaan CEO Elon Musk, sehingga total kekayaannya naik menjadi US$ 492,3 miliar. Angka itu semakin memperkuat posisinya sebagai orang terkaya di dunia, jauh di atas peringkat kedua, Larry Ellison, yang kekayaannya juga naik US$ 2,8 miliar menjadi US$ 296,4 miliar.

Saham Amazon yang menguat turut mendongkrak kekayaan Jeff Bezos sebesar US$ 1,9 miliar menjadi US$ 256,4 miliar. Sementara duo pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin, masing-masing menambah US$ 5,7 miliar dan US$ 5,2 miliar setelah harga saham Alphabet naik.

Mark Zuckerberg juga ikut menikmati kenaikan pasar, menambah US$ 3,8 miliar ke total kekayaannya menjadi US$ 217,1 miliar berkat lonjakan saham Meta. Dari Eropa, taipan mode Bernard Arnault, pemilik LVMH, memperoleh tambahan US$ 4,1 miliar, membuat total hartanya kini mencapai US$ 184,2 miliar.

Kenaikan saham Nvidia mendorong lonjakan kekayaan Jensen Huang sebesar US$ 6,1 miliar menjadi US$ 169,5 miliar. Sementara saham Microsoft yang menguat menambah US$ 800 juta pada kekayaan mantan CEO Steve Ballmer yang kini mencapai US$ 151,5 miliar.

Baca Juga: Ini Dampak Besar Kebijakan Pembatasan Mineral Kritis China Terhadap PDB AS

Warren Buffett, investor legendaris di posisi ke-10, juga ikut menikmati kenaikan pasar dengan tambahan US$ 300 juta, membuat total kekayaannya kini US$ 149,4 miliar.

Saham Maskapai Menguat Seiring Akhir Shutdown AS

Saham maskapai besar Amerika—American Airlines, United Airlines, dan Delta Airlines—masing-masing naik sekitar 2% pada Senin. Kenaikan ini terjadi setelah berminggu-minggu gangguan operasional di bandara akibat kekurangan staf selama masa shutdown.

Menteri Transportasi AS Sean Duffy pekan lalu memperingatkan bahwa pembatalan penerbangan bisa melonjak hingga 20% bila shutdown terus berlanjut, karena banyak pengendali lalu lintas udara tidak masuk kerja.

Administrator FAA Bryan Bedford mengungkapkan bahwa hingga 40% staf pengendali lalu lintas udara absen setiap hari.

Akibatnya, lebih dari 5.000 penerbangan tertunda dan 1.000 penerbangan dibatalkan pada Sabtu, sementara 7.700 penerbangan tertunda dan hampir 2.300 dibatalkan pada Minggu di seluruh AS.

Baca Juga: Mewah tapi Berujung Bui: Kisah Buronan Penipu China dan 61.000 Bitcoin

Bandara utama seperti LaGuardia dan JFK di New York mencatat sepertiga penerbangan berangkat terlambat.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×