kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.732   13,00   0,07%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Trump: AS dan China akan teken kesepakatan dagang pada 15 Januari 2020


Selasa, 31 Desember 2019 / 22:09 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping sebelum memulai pertemuan bilateral mereka selama pertemuan puncak para pemimpin G20 di Osaka, Jepang, 29 Juni 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Perjanjian setebal 86 halaman itu mencakup perincian tentang kekayaan intelektual, awal yang baik untuk menghindari transfer teknologi secara paksa, dan beberapa bahasa yang baik untuk menghindari manipulasi mata uang," sebut Navarro.

Navarro tidak mengonformasi laporan yang menyebutkan Wakil Perdana Menteri China Liu He akan datang ke Washington pekan ini untuk menandatangani perjanjian dagang dengan AS tersebut.

Baca Juga: Efek perang dagang, nilai akuisisi perusahaan China di luar negeri merosot tajam

"Washington telah mengirim undangan dan Beijing telah menerimanya," tulis South China Morning Post (SCMP), Senin (30/12) mengutip sebuah sumber. Bahkan, delegasi China kemungkinan akan tinggal di AS hingga pertengahan minggu depan.

Kementerian Perdagangan dan Kementerian Luar Negeri China pada Selasa (31/12) menolak berkomentar tentang laporan SCMP itu. "Jangan pernah percaya laporan yang berasal dari sumber anonim. Dapatkan dari Presiden Trump atau Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer," kata Navarro.




TERBARU

[X]
×