kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Biden: Putin akan bayar mahal campur tangannya dalam Pilpres AS


Rabu, 17 Maret 2021 / 22:41 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato di East Room Gedung Putih, di Washington, Amerika Serikat, Kamis (11/3/2021). REUTERS/Tom Brenner


Sumber: Al Jazeera | Editor: S.S. Kurniawan

Saat ditanya, apakah menurutnya Putin adalah "pembunuh"?

"Iya," jawab Biden.

Biden tidak memerinci dampak apa yang akan Putin hadapi sehubungan dengan laporan campur tangannya dalam pemilihan presiden, meskipun Washington diperkirakan akan menjatuhkan sanksi lebih lanjut pada Moskow, dilaporkan paling cepat minggu depan.

AS telah menjatuhkan sanksi kepada empat pejabat senior Rusia awal bulan ini atas peracunan dan pemenjaraan politisi oposisi Alexey Navalny di Moskow, yang oleh Rusia dianggap sebagai intervensi yang tidak dapat diterima dalam urusan dalam negerinya.

Pada Rabu (17/3), Kantor Kepresidenan Rusia alias Kremlin mengatakan, laporan intelijen AS tentang campur tangan Rusia dalam Pemilihan Presiden AS "sama sekali tidak memiliki dasar dan bukti".

Kremlin memperingatkan, sanksi lebih lanjut akan membahayakan hubungan AS-Rusia.

Selanjutnya: Putin salahkan Amerika Serikat karena memulai perlombaan senjata baru




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×