kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.916.000   4.000   0,14%
  • USD/IDR 16.968   67,00   0,40%
  • IDX 8.310   97,96   1,19%
  • KOMPAS100 1.169   11,37   0,98%
  • LQ45 839   8,86   1,07%
  • ISSI 297   2,12   0,72%
  • IDX30 438   6,14   1,42%
  • IDXHIDIV20 525   8,40   1,63%
  • IDX80 130   1,09   0,85%
  • IDXV30 143   1,04   0,73%
  • IDXQ30 141   2,01   1,45%

Kilang Raksasa AS Buru Minyak Venezuela, Apa yang Terjadi?


Kamis, 19 Februari 2026 / 05:27 WIB
Kilang Raksasa AS Buru Minyak Venezuela, Apa yang Terjadi?
ILUSTRASI. Phillips 66 hingga Valero kini incar pasokan langsung dari PDVSA. Lonjakan impor ini berpotensi ubah dinamika pasar global. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Selain Phillips 66, Citgo Petroleum, kilang milik Venezuela yang beroperasi di AS, juga mengonfirmasi sedang berdiskusi untuk membeli minyak langsung dari PDVSA guna diproses di fasilitas Gulf Coast.

Citgo menyatakan setiap transaksi akan mengikuti ketentuan lisensi GL46 dan GL47, serta sesuai praktik komersial normal.

Pada Januari lalu, Citgo membeli 500.000 barel minyak berat Venezuela untuk pengiriman Februari dari Trafigura. Itu merupakan impor minyak Venezuela pertama Citgo sejak 2019.

Sementara itu, Valero, kilang terbesar kedua di AS,  juga dikabarkan berencana membeli langsung dari PDVSA pada paruh akhir tahun ini, setelah menilai kondisi infrastruktur pemuatan minyak di Venezuela.

Valero bahkan meningkatkan impor minyak Venezuela dengan total hingga 6,5 juta barel yang dijadwalkan tiba di kilang Gulf Coast pada Maret. Mayoritas pembelian tersebut masih melalui Chevron.

Tantangan: Sanksi dan Pembiayaan

Meski peluang bisnis terbuka lebar, tantangan tetap ada.

PDVSA disebut meminta pembeli memiliki lisensi individual atau persetujuan khusus dari Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) di bawah Departemen Keuangan AS untuk dapat mengangkut minyak dari pelabuhan Venezuela.

Selain itu, sejumlah bank AS masih enggan membiayai transaksi perdagangan minyak Venezuela karena negara tersebut masih berada di bawah sanksi ekonomi.

Banyak kilang telah mengajukan permohonan lisensi individual dan saat ini masih menunggu persetujuan.

Tonton: Trump Kerahkan Kapal Induk Paling Canggih USS Gerald R Ford ke Iran, Ini Dia Spesifikasinya!

Harga Minyak Venezuela Turun

Seiring semakin banyaknya minyak Venezuela yang dialihkan ke pasar AS ketimbang China, harga minyak mentah Venezuela mulai melemah.

Vitol dan Trafigura dalam beberapa hari terakhir menawarkan kargo minyak jenis Merey dengan diskon sekitar US$ 10 per barel di bawah harga Brent. Angka ini lebih murah dibandingkan bulan lalu yang berada di kisaran US$ 6 hingga US$ 7,5 per barel di bawah Brent.

Pada gelombang awal penjualan, kedua perusahaan tersebut menegosiasikan harga sekitar US$ 15 per barel di bawah Brent, menghasilkan penjualan awal senilai US$ 500 juta bulan lalu, menurut Menteri Energi AS Chris Wright.

Setelah memperhitungkan biaya transportasi dan penyimpanan, keuntungan yang diperoleh diperkirakan mencapai hingga US$ 4 per barel.

Selanjutnya: Punya Tambang Emas Baru, Saham Blue Chip Ini Dinilai Semakin Menarik Dikoleksi

Menarik Dibaca: Warga Batang Wajib Tahu Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Lengkap Resmi Kemenag




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×