kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 18.072   38,00   0,21%
  • IDX 4.917   -268,50   -5,18%
  • KOMPAS100 620   -37,80   -5,75%
  • LQ45 480   -28,85   -5,67%
  • ISSI 170   -9,38   -5,23%
  • IDX30 268   -15,87   -5,59%
  • IDXHIDIV20 348   -18,27   -4,99%
  • IDX80 71   -4,32   -5,73%
  • IDXV30 98   -4,31   -4,22%
  • IDXQ30 88   -5,09   -5,48%

Laba Industri China Tumbuh Melambat di Mei, Sektor Domestik Melemah


Sabtu, 27 Juni 2026 / 09:51 WIB
Laba Industri China Tumbuh Melambat di Mei, Sektor Domestik Melemah
ILUSTRASI. CHINA-BANKS/YUAN (REUTERS/Jianan Yu)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Laba industri China mencatat pertumbuhan yang melambat pada Mei, meski masih berada di laju dua digit. Kondisi ini menyoroti semakin lebarnya jurang dalam ekonomi China yang masih bertumpu pada produksi pabrik dan pengiriman ke luar negeri untuk mengimbangi lemahnya permintaan domestik.

Data yang dirilis oleh Beijing dan disampaikan melalui National Bureau of Statistics of China pada Sabtu menunjukkan bahwa laba perusahaan industri China pada Mei naik 21,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini melambat dari kenaikan 24,7% pada April.

Untuk periode Januari–Mei, laba industri tercatat naik 18,8% dibandingkan tahun sebelumnya, sedikit lebih tinggi dari kenaikan 18,2% pada empat bulan pertama tahun ini.

Baca Juga: Bos Kripto China Buron, Diduga Terkait Penipuan Investasi dan Judi Online

Meski demikian, pemulihan ekonomi China masih rapuh. Sektor properti yang berkepanjangan lesunya serta ketidakseimbangan struktural yang mendalam terus menekan aktivitas domestik. Di sisi lain, perusahaan-perusahaan yang berupaya menghindari persaingan ketat di dalam negeri juga menghadapi ketidakpastian baru akibat konflik Iran yang berkepanjangan.

Perbedaan kinerja antar sektor semakin mencolok. Produsen komputer, komunikasi, dan peralatan elektronik mencatat lonjakan laba hingga 103,9% pada periode Januari–Mei, didorong oleh gelombang investasi kecerdasan buatan (AI) secara global.

Sebaliknya, industri otomotif justru mengalami penurunan laba sebesar 19,8%, meski ekspor kendaraan tetap kuat.

Para analis memperkirakan pembuat kebijakan China akan meningkatkan dukungan yang lebih terarah untuk menstabilkan profitabilitas perusahaan, terutama di tengah percepatan konsolidasi industri yang menghadapi kelebihan kapasitas dan persaingan yang sangat ketat.

Data laba industri ini mencakup perusahaan dengan pendapatan tahunan minimal 20 juta yuan (sekitar US$ 2,95 juta) dari kegiatan utama mereka. 


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×