kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Ini Tiga Aset Safe Haven di Tengah Meningkatnya Ketegangan Geopolitik Global


Rabu, 14 Januari 2026 / 11:36 WIB
Diperbarui Rabu, 14 Januari 2026 / 11:42 WIB
Ini Tiga Aset Safe Haven di Tengah Meningkatnya Ketegangan Geopolitik Global
Dolar Singapura (BT FILE/dok)


Sumber: Business Times | Editor: Noverius Laoli

3. Emas

Sementara itu, emas dinilai bukan sekadar safe haven musiman, melainkan aset lindung nilai global dengan dukungan struktural yang kuat. Meski harga emas sempat melonjak pasca operasi militer AS di Venezuela, UOB menegaskan reli emas tidak hanya dipicu faktor jangka pendek.

Menurut UOB, emas memiliki keunikan sebagai satu-satunya aset dunia nyata yang dimiliki bank sentral sebagai cadangan devisa. Faktor ini, ditambah meningkatnya volatilitas global, menjadikan emas sebagai safe haven de facto di tingkat global.

Melihat tren tersebut, UOB menaikkan proyeksi harga emas secara signifikan.

Baca Juga: Harga Emas Anjlok! Optimisme Dagang AS–China Bikin Investor Lepas Aset Safe Haven

Harga emas diperkirakan mencapai US$4.400 per ounce pada kuartal I-2026, naik menjadi US$4.600 pada kuartal II, US$4.800 pada kuartal III, dan menembus US$5.000 per ounce pada kuartal IV-2026.

Dengan prospek ini, UOB menilai yen Jepang, dolar Singapura, dan emas akan menjadi tiga pilar utama perlindungan nilai aset investor di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×