kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Lee Jae-myung Mengundurkan Diri Sebagai Kepala Partai Oposisi Korsel


Rabu, 09 April 2025 / 09:36 WIB
ILUSTRASI. Lee Jae Myung, calon presiden 2022 mendatang dari Partai Demokrat yang berkuasa, menjawab pertanyaan wartawan selama konferensi pers di Seoul, Korea Selatan, 10 November 2021. REUTERS/Kim Hong-Ji/File Photo


Sumber: CNA | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Kepala partai oposisi utama Korea Selatan Lee Jae-myung mengatakan pada hari Rabu (9/4) bahwa ia mengundurkan diri sebagai pemimpin partai, di tengah ekspektasi bahwa calon terdepan populis saat ini untuk kursi kepresidenan dalam jajak pendapat akan segera mengumumkan pencalonannya.

Korea Selatan akan mengadakan pemilihan presiden pada tanggal 3 Juni, setelah pemakzulan mantan presiden Yoon Suk Yeol pada 4 April 2025 lalu. 

"Saya sekarang akan memulai pekerjaan baru," Lee, pemimpin Partai Demokrat, mengatakan pada pertemuan pimpinan partai yang disiarkan langsung di saluran YouTube-nya. 

Ia tidak menjelaskan lebih lanjut dan tidak mengonfirmasi bahwa ia akan mencalonkan diri sebagai presiden.

Baca Juga: Messi Pecahkan Rekor Higuain di Inter Miami Hanya dalam 29 Laga

Lee, kalah dengan selisih suara paling tipis dalam sejarah negara itu ketika ia mencalonkan diri melawan Yoon dalam pemilihan presiden tahun 2022. 

Tahun lalu, ia memimpin kaum liberalnya menuju kemenangan telak dalam pemilihan parlemen.

Tidak seperti Partai Demokrat, Partai Kekuatan Rakyat yang berkuasa memiliki banyak kandidat potensial, termasuk menteri tenaga kerja dan juga wali kota Seoul.

Ia mengatakan akan fokus pada penguatan aliansi keamanan dengan Amerika Serikat tetapi juga mencari jalan bagi negara tersebut untuk berpotensi mengejar persenjataan nuklir dengan mengamankan hak untuk memproses ulang bahan bakar nuklir, yang dianggap sebagai langkah menuju pembangunan senjata atom.

"Menanggapi ancaman nuklir Korea Utara, saya akan menjadi pemimpin global dalam melindungi kebebasan dan hak asasi manusia dengan mengamankan kemampuan pemrosesan bahan bakar nuklir dan mengembangkan kapal selam bertenaga nuklir," katanya.

Baca Juga: Bill Gates Prediksi Banyak Pekerjaan Punah Akibat AI, Tapi 3 Profesi Ini Masih Aman




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×