kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Mencemaskan! Terbuka kemungkinan perang nuklir antara Amerika dengan China-Rusia


Kamis, 04 Februari 2021 / 09:46 WIB
ILUSTRASI. Seorang Laksamana AS memperingatkan, perang nuklir antara Amerika Serikat dengan Rusia atau China adalah kemungkinan yang sangat nyata. Sumber foto : hnqn.com


Sumber: Express.co.uk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Seorang laksamana bintang empat AS memperingatkan, perang nuklir antara Amerika Serikat dengan Rusia atau China adalah kemungkinan yang sangat nyata.

Express.co.uk memberitakan, Laksamana Charles A. Richard, kepala Komando Strategis AS (STRATCOM) yang bertanggung jawab atas senjata nuklir negara itu, menuduh Moskow dan Beijing secara agresif menantang perdamaian dunia dengan cara yang tidak pernah terlihat sejak Perang Dingin. 

Sebagai contoh, dia menyoroti serangan dunia maya dan ancaman di luar angkasa dan menambahkan bahwa China dan Rusia memanfaatkan pandemi global untuk memajukan agenda nasional mereka.

Menulis di majalah Prosiding US Naval Insitute, Laksamana Richard memperingatkan: "Perilaku ini tidak stabil, dan jika dibiarkan, meningkatkan risiko krisis atau konflik kekuatan besar."

Baca Juga: Bikin cemas, Korea Utara latihan serangan dengan target kantor Presiden Korea Selatan

Richard menambahkan: "Kami tidak dapat mengabaikan atau mengabaikan peristiwa yang saat ini tampaknya tidak mungkin tetapi, jika terjadi, akan memiliki konsekuensi bencana. Kita harus secara aktif bersaing untuk menahan agresi mereka; menyerahkan inisiatif mereka berisiko memperkuat persepsi mereka bahwa AS tidak mau atau tidak dapat merespons, yang selanjutnya dapat membuat mereka semakin berani."

Selain itu, dia juga khawatir, sekutu AS mungkin menafsirkan kelambanan sebagai keengganan atau ketidakmampuan untuk memimpin.

Baca Juga: Respons 2 kapal perusak AS di Laut Hitam, kapal fregat Rusia gelar latihan perang

"Saat inisiatif musuh menjadi fait achievement, AS akan dipaksa untuk memutuskan apakah menerima 'normal baru' mereka, menggunakan kekuatan militer untuk membangun kembali status quo, atau menetapkan 'normal baru' kita sendiri."




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×