kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Maskapai Penerbangan AS Membatalkan Penerbangan Pasca Penutupan Wilayah Udara Karibia


Minggu, 04 Januari 2026 / 05:28 WIB
Maskapai Penerbangan AS Membatalkan Penerbangan Pasca Penutupan Wilayah Udara Karibia
ILUSTRASI. Ilustrasi Pesawat Terbang . Ratusan penerbangan maskapai AS dibatalkan pada 3 Januari 2026 akibat penutupan wilayah udara Venezuela.(KONTAN/Muradi)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - SEATTLE. Maskapai penerbangan utama AS pada hari Sabtu (3/1/2026) membatalkan ratusan penerbangan menyusul operasi militer di Venezuela yang mengakibatkan penangkapan Presiden Nicolas Maduro.

Mengutip Reuters, American Airlines, Delta, Spirit Airlines, dan JetBlue Airways mulai membatalkan penerbangan pada Sabtu pagi untuk mematuhi penutupan wilayah udara Administrasi Penerbangan Federal (FAA) di Karibia.

Dalam pemberitahuan kepada penerbang, FAA menyatakan bahwa mereka menutup wilayah udara untuk maskapai penerbangan AS karena risiko keselamatan penerbangan yang terkait dengan aktivitas militer yang sedang berlangsung.

Penutupan tersebut tidak berlaku untuk maskapai dan operator non-AS, menurut pemberitahuan tersebut.

Baca Juga: PBB Khawatir Aksi Militer AS di Venezuela Jadi Preseden Berbahaya

FAA menolak untuk berkomentar lebih lanjut.

Menteri Transportasi AS Sean Duffy mengatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa pembatasan wilayah udara akan dicabut "bila sesuai".

Maskapai penerbangan membebaskan biaya perubahan dan selisih harga tiket untuk pelanggan yang terkena dampak penutupan wilayah udara jika mereka mengubah penerbangan mereka ke waktu yang lebih akhir di bulan tersebut.

"Kami akan membebaskan biaya perubahan/pembatalan dan selisih harga tiket untuk pelanggan yang bepergian pada hari Sabtu, 3 Januari, hingga Minggu, 4 Januari 2026," kata JetBlue Airways dalam pengumumannya. 

Amerika Serikat menyerang Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro yang telah lama berkuasa dalam operasi semalam pada hari Sabtu, kata Presiden AS Donald Trump, seraya berjanji untuk "menempatkan negara itu di bawah kendali Amerika untuk sementara waktu, termasuk dengan mengerahkan pasukan AS jika perlu."

Baca Juga: Akhir Kekuasaan Maduro? Ditangkap AS Usai Dituduh Diktator dan Pelanggar HAM

Sementara itu, Air Canada mengatakan operasinya ke Karibia dan Amerika Selatan saat ini berlanjut secara normal di bawah arahan dari Transport Canada. 

"Kami terus memantau situasi dengan cermat dan akan memberikan pembaruan sesuai kebutuhan jika situasinya berubah," kata maskapai tersebut.

Lalu lintas udara komersial di atas wilayah udara Venezuela tampaknya berhenti setelah serangan itu, menurut catatan penerbangan di FlightRadar24.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×