kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Menkeu AS: Trump Siap Bertemu Xi Jinping di Korea Selatan


Senin, 13 Oktober 2025 / 18:55 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan Presiden Trump akan tetap bertemu dengan Xi Jinping di Korea Selatan


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump siap bertemu dengan Pemimpin China Xi Jinping di Korea Selatan. Hal ini seiring kedua pihak meredakan ketegangan terkait sengketa perdagangan.

Perundingan perdagangan AS-China yang memanas terbaru dimulai pada hari Kamis (9/10/2025) ketika China secara dramatis memperluas kontrol ekspor tanah jarangnya, yang memicu tindakan balasan yang tajam dari Trump pada hari Jumat (10/10/2025).

Bessent mengatakan terdapat komunikasi substansial antara kedua belah pihak selama akhir pekan.

"Kami telah melakukan deeskalasi yang substansial," kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Fox Business Network yang dikutip Reuters, Senin (13/10/2025).

Baca Juga: Trump Bilang Jangan Cemas soal China, Pasar Kripto Langsung Bangkit

"Presiden Trump mengatakan bahwa tarif tidak akan berlaku hingga 1 November. Beliau akan bertemu dengan Ketua Partai Xi di Korea. Saya yakin pertemuan itu akan tetap berlangsung."

Lebih lanjut Bessent bilang, akan ada banyak pertemuan tingkat staf pada minggu ini di Washington, di sela-sela pertemuan tahunan Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) di Washington.

Amerika Serikat mengharapkan dukungan dari sekutu-sekutu termasuk Eropa, India, dan negara-negara demokrasi di Asia, ujarnya dalam program "Mornings with Maria".

"China adalah ekonomi komando dan kendali. Mereka tidak akan memerintah atau mengendalikan kita," kata Bessent.


Tag


TERBARU

[X]
×